Detak-Palembang.com PALEMBANG – Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) terpilih menyatakan jika pembenahan Sriwijaya FC menjadi prioritasnya. Untuk itu usai dilantik dirinya akan langsung menyelesaikan permasalahan di Sriwijaya FC dan PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM). Langkah pertama PT. SOM harus di audit oleh auditor independen.

Pernyataan ini disampaikan Herman Deru sebelum pembukaan rapat konsolidasi Caleg Partai Nasdem se-Sumsel di The Zury Hotel Transmart Palembang, Sabtu (08/09). Tidak hanya PT. SOM mantan bupati OKU Timur ini juga akan mengaudit seluruh program tukar guling aset dan build of transfer (BOT) yang dilakukan masa Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

“Sriwijaya FC ini milik rakyat Sumsel harus kita benahi. Saya belum bisa berbuat apa apa karena belum punya kewenangan. Namun langkah awal jika sudah dilantik, saya akan meminta PT. SOM diaudit agar saya bisa mengetahui permasalahan di SFC dan memulai dari mana,” jelasnya.

Namun Herman Deru juga menyatakan tidak hanya PT. SOM yang akan diaudit, tapi seluruh program BOT  Pemprov Sumsel.

“ Tidak hanya PT SOM, BOT juga saya minta diaudit,” lanjutnya.

Sesuai keinginan masyarakat lanjut Deru kedepan Sriwijaya FC harus melakukan pembenahan, baik dari segi prestasi maupun keuangan.

Ketika ditanya apakah pihak menejemen PT. SOM ada yang menghubungi Herman Deru Gubernur Sumsel terpilih karena Gubernur Sumsel merupakan pembina Sriwijaya FC. Herman Deru menyatakan secara resmi belum namun secara personal sudah ada.

“Belum, tapi baru secara personal ada yg menghubungi,” ujarnya tanpa merinci siapa yang menghubungi.

Herman Deru kembali menegaskan bahwa Sriwijaya FC merupakan aset Sumsel. Rasa memiliki rakyat Sumsel yang besar menjadi tanggung jawab gubernur Sumsel untuk tetap menjaga Marwa Sriwijaya FC.. 

“ Masyarakat Tau jika SFC ini dibeli dari uang rakyat. Rasa memiliki dan kecintaan terhadap SFC inilah yang harus kita jaga. SFC inilah yang bisa dibanggakan seluruh masyarakat Sumsel,” terangnya.