Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Aset-aset milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) yang terbengkalai ataupun dikuasai oleh pihak lain menjadi perhatian serius dari Gubernur Sumsel, Herman Deru.

Bahkan Herman Deru mengakui sudah mendapat laporan dari sumber, bahkan dari masyarakat. Untuk itu ia segera akan menyelesaikan aset-aset yang dikuasai oleh pihak lain.

“Saya sudah mendapat laporan berkaitan dengan aset-aset pemprov yang terbengkalai ataupun dikuasai pihak lain. Bahkan informasi yang saya dapat datang dari masyarakat. Masyarakat memberi tahu bahwa ada aset pemprov Sumsel. Saya juga minta bantuan masyarakat terus menerus memberikan informasi,” ungkapnya usai berpidato dalam Rapat Paripurna Istimewa  di DPRD Sumsel, Senin (08/10).

Sementara aset yang terbengkalai dan dikuasai oleh pihak lain juga didapat dari sumber yang berwenang seperti Inspektorat dan Badan Aset Daerah.

“Semua aset pemprov Sumsel harus diselamatkan, baik itu aset bergerak atau tidak bergerak. Mulai hari ini Wakil Gubernur, Mawardi Yahya sudah menandatangani penarikan aset-aset bergerak yang dikuasai pihak lain,” tegasnya..

Berman Deru menghimbau untuk pejabat yang sudah mengakhiri masa jabatan, tanpa mengurangi rasa hormat, ia meminta tolong agar mengembalikan aset bergerak yang dikuasai, jika itu belum dibayar lelangnya.

“Aset bergerak yang dimiliki harus melalui proses lelang, dan itu  harus ada aturannya. Kalau sudah dibayar ya sudah tetapi kalau tidak kembalikan saja daripada diambil oleh petugas,” tutupnya.