Detak-Palembang.com PALEMBANG – Alexander (38), harus meringkuk di sel tahanan Mapolsek IB I Palembang, setelah diringkus Unit Reskrim Polsek IB I Palembang saat hendak transaksi narkoba jenis sabu-sabu.

Kepada petugas kepolisian, tersangka mengaku sabu seberat 2,25 gram yang ia sembunyikan di dalam nasi bungkus hendak diberikan kepada T yang sudah menunggu di lokasi penangkapan.

“Sengaja saya simpan di dalam nasi bungkus, agar tidak ketahuan polisi. Saya mau ketemuan dengan T disana Pak. Tapi belum dia datang, saya sudah ditangkap,” katanya.

Ia menjelaskan, nekat berjualan barang haram tersebut untuk menambah uang penghasilannya sehari-hari. Sebab, uang dari hasil bekerja sebagai buruh tidak memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Sabu itu saya beli seharga Rp2,5 juta. Mau dijual lagi seharga Rp3 juta. Belum sempat dijual sudah ditangkap,” kata Jalan Ariodillah 3, Kelurahan 20 Ilir D 4, Kecamatan IT I Palembang.

Kapolsek IB I Palembang Kompol Masnoni didampingi Kanit Reskrim Iptu Dwi Rio mengatakan, penangkapannya bermula dari laporan masyarakat yang mengatakan akan ada transaksi narkoba.

“Kita langsung mendatangi lokasi dan melakukan penangkapan. Saat ditangkap, tersangka mencoba kelabui petugas dengan membuang nasi bungkusnya,” terang Noni.

Akibat perbuatannya, tersangka akan dikenakan Pasal 112 Ayat 1 UU No35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan penjara diatas lima tahun.