Detak-Palembang.com SAMARINDA – Laskar Wong Kito berhasil mengamankan satu poin perdana setelah berhasil tahan imbang Borneo FC skor 0 – 0 di Stadion Segiri Samarinda Minggu,(25/3).

Sesuai prediksi laga berjalan panas kedua tim tampil menyerang. Kendati laga berjalan seru tapi tidak satu pun menciptakan gol.

Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan mengatakan, sangat berterimakasih karena anak asuhnya mampu menyumbangkan satu poin di laga away perdana kompetisi. Karena Borneo FC sangat ketat mempertahankan poin di kandang.

“Satu poin di kandang lawan saya sangat bersukur sekali. Tentunya terimakasih saya ucapkan kepada pemain saya,”kata RD usai pertandingan.

Mencermati permainan tadi diakuinya anak asuhnya baru bermain lepas babak kedua. Hanya saja satu pemain Borneo FC disebut RD sangat luar biasa yakni Mohammadou Al Hadji mampu mengagalkan semua serangan Laskar Wong Kito.

“Saya akui Al Hadji sangat luar biasa dia yang merusak semua serangan kita. Dia mampu menghalau serangan kami,”pungkasnya.

Terpisah Pelatih Borneo FC Iwan Setiawan usai laga mala marah besar. Saat selesai laga Iwan marah di sesi jumpa press usai pertandingan di depan awak media.

“Saya minta wartawan berimbang tulis bilang kepada semua suporter dan masyarakat Samarinda. Mereka harusnya bersyukur karena hasil imbang didapatkan melawan SFC bukanlah hasil yang buruk,”kata Iwan kesal.

Lalu dengan nada marah ia seakan mengamuk dengan menunjuk seorang wartawan untuk menulis perkatanya tersebut. Lucunya Iwan mengaku duel SFC melawan Borneo FC dikatakannya salah pelatih fisik.

“Sejak babak pertama kita kalah fisik. Tim ini memiliki kode fisik yang buruk. Jadi siapa yang jelek, kenapa suporter tidak salahkan dia. Tapi bukan bearti saya salahkan pelatih fisik,”pungkas.

(ZYD)