Detak-Palembang.com PALEMBANG – Perjalanan berat Laskar Wong Kito hingga hanya mampu finis diurutan ke 11 Liga 1 Indonesia 2017 berdampak kepada evaluasi.

Hal itu disampaikan Direktur Kompetisi PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Augie Bunyamin menyebutkan pencapaian buruk dan tidak baiknya kinerja pemain tentunya harus di evaluasi.

“Pastinya jajaran manajemen akan melakukan evaluasi. Setelah itu laporan kita berikan kepada Presiden Club untuk dilihat dan diputuskan,”ucapnya.

Diakui Owner hotel plat merah ini, kompetisi musim depan pihaknya mematok target tinggi yakni akan mempersembahkan trofi juara kepada masyatakat. Tentunya target itu sulit diwujudkan oleh skuat yang sekarang hanya mampu berada di urutan ke 11.

“Tentunya akan ada perombakan skuat. Pastinya buruknya kinerja tim harus seiring dengan targat musim depan. Musim depan kita harus juara dan menemukan skuat yang cocok,” paparnya.

Ditanya persentase berombakan skuat apakah bisa mencapai 80 persen. Dia tidak mau mempediksikan. Lantaran Augie menyebutkan kesemua itu tentunya wewenang penuh pelatih kepala. “Nanti kita tentukan pelatihnya siapa. Lalu pelatih yang akan menentukan skuat juara itu seperti apa dan siapa saja,” ucapnya.

Disisi lain soal pembelian pelatih pihaknya juga belum bisa menjabarkan secara lugas. Hal itu dikarenakan proses negosiasi yang bersifat pribadi bisa terganggu apabila di publis secara dini. “Kita lihat saja setelah beliau ada di Palembang baru bisa kita kabarin semua wartawan,” pungkasnya.