Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pembukaan Festival Imlek Indonesia 2018 di Provinsi Sumatera Selatan berlangsung meriah. Bertempat di Palembang Sport Convention Center (PSCC), perayaan Festival Imlek dihadiri  Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Jum’at (02/03).

Tidak hanya datang, dalam kesempatan tersebut didampingi oleh sang istri Eliza Alex, Gubernur Sumsel memberi kejutan masyarakat Tionghoa Provinsi Sumsel dengan menyanyikan lagu mandarin berjudul Yue Liang Tai Piau Wo Te Sin.

Perayaan Imlek 2018 ini sendiri nyatanya dikemas dengan berbeda dan spektakuler. Selain mendatangkan langsung Barongsai Tonggak Kong Ha Hong Indonesia yang sudah juara dunia sabanyak empat kali, juga menampilkan artis dari China yaitu Gan Luo Fan yang disebut-sebut parasnya mirip dengan Andy Lau.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan kegiatan ini adalah wujud dari persaudaraan dan persatuan masyarakat Provinsi Sumsel. Menurutnya, Masyarakat Provinsi Sumsel adalah masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan. Hal tersebut dibuktikannya, tidak ada kerusuhan antar etnis, budaya apalagi yang paling sakral adalah kerusuhan antar umat beragama.

“Terimakasih, Terbukti bahkan jadi modal utama kita (Provinsi Sumsel) belum pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan kerusuhan antar umat beragama di Provinsi Sumsel. Zero konflik ini akan terus kita jaga sampai kapan pun,” ungkap Alex

Alex menuturkan, jika suatu daerah dipercaya oleh 45 negara Asia bahkan ada macan dunia (Jepang, Korea, China) menjadi tuan rumah penyelenggaraan event terbesar di dunia setelah olimpiade sudah pasti daerah tersebut aman dan damai.

“Persatuan dan kesatuan inilah yang menjadi modal kekuatan Sumsel untuk merebut Asian Games. Provinsi Sumsel berhasil membuat iri kota-kota lain. Jakarta-Palembang logo Asian Games ini telah dipromosikan keseluruh dunia, oleh sebab itu Asian Games ini adalah taruhan dimana kita harus berhasil menyukseskannya,” Tuturnya.

Lebih jauh lanjut Alex kita (Masyarakat Provinsi Sumsel) harus bangga menjadi masyarakat Sumsel dan bangga kita menjadi tuan rumah Asian Games. Karena itu diapun meminta untuk menjaga terus persatuan dan kesatuan.  “Kita buktikan kalau kita memang layak menjadi tuan rumah Asian Games,” tambahnya.

Dalam acara tersebut turut menampilkan music tradisional Chinese “Harmony” dari Bandung dan juga mempertunjukan Wayang orang Sam Khou Bun GeiSiah.