Detak-Palembang.com PALEMBANG –Sriwijaya FC akan menghadapi PSMS Medan, dalam laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Kamis (18/10/2018). Laga kali ini menjadi penting,karena kedua tim mematok poin penuh dalam pertandingan di Pekan ke-24 ini.

Pelatih Sriwijaya FC Subangkit mengatakan, dirinya mewaspadai tim yang saat ini berada di posisi juru kunci klasemen itu. Sebab meski berada di dasar klasemen dan terancam degradasi, dalam 3 laga sebelumnya mereka belum terkalahkan.

“Mereka sedang dalam tren yang positif. Ini yang harus hati-hati dan kita harus fokus menghadapi mereka. Karena mereka juga punya pemain sayap yang bagus dan sering muncul dari belakang,” ujar Subangkit Rabu (17/10/2018).

Memang di 3 laga sebelumnya, mereka telah mendulang 2 kali seri dan 1 kali menang. Kebangkitan tim Ayam Kinantan, julukan PSMS Medan patut diwaspadai meski Laskar Wong Kito tampil dihadapan publik pendukungnya sendiri.

Namun demikian, Sriwijaya FC bukan tak berarti membutuhkan poin di laga kali ini. Untuk memperbaiki posisi klasemen mereka yang saat ini berada di posisi ke-13, Subangkit setidaknya wajib mengamankan 4 laga kandang yang tersisa di penghujung musim ini dengan poin penuh.

“Target kita poin penuh,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelatih PSMS Medan Peter Butler mengaku tak ingin bermain-main dalam laga kali ini. Ia bahkan memberi instruksi kepada anak asuhnya untuk bermain offensive, atau menyerang secara terbuka.

“Kita tak ada lagi kata kalah, kita harus datang ke sini mencoba menang. Kalau kita datang ke sini untuk mentalitas yang tak yakin dan sedikit kurang kuat, pasti kita ada masalah,” ujar Peter.

Namun pelatih berdarah Inggris ini paham, jika Sriwijaya FC bukanlah tim sembarangan. Sebab ia pernah melawan Sriwijaya FC secara langsung, meski saat itu ia masih menjadi pelatih Persipura.

“Jangan lupa, Sriwijaya dulu mereka di top klasemen,” pungkasnya.