Detak-Palembang.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin terus melakukan sosialisasi Asian Games kepada masyarakat kota hingga ke pelosok daerah. Kali ini dalam audiensinya dengan Pimpinan pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), orang nomor satu di Provinsi Lumbung Energi ini mengundang seluruh masyarakat yang tergabung dalam pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa hadir di Griya Agung dalam rangka sosialisasi Asian Games, Kamis (08/02).

Alex mengatakan, Sosialisasi tersebut terus-menerus ia lakukan agar seluruh masyarakat provinsi Sumsel dari 17 kabupaten/kota mengetahui Provinsi Sumsel adalah tuan rumah Asian Games 2018. Mengingat, sampai saat ini tidak semua masyarakat khususnya yang ada di pelosok Provinsi Sumsel mengetahui tentang pesta olahraga dari 45 negara bangsa-bangsa Asia atau orang lebih mengenalnya dengan sebutan Asian Games.

“Kita buat satu kegiatan yang bermanfaat, supaya masyarakat tahu apa tujuan akhir Asian Games. Datang ke Palembang kita fasilitasi semua serentak  menginap di asrama haji kita , asrama haji terbaik di Indonesia. Kemudian keliling Jakabaring lihat langsung tempat penyelenggaraan Asian games. Setelah itu saya presentasikan, kegiatan ini belum pernah diadakan organisasi badan otonom manapun, satu kegiatan yang jelas yang bisa membangkitkan semangat,” ungkapnya

Alex menguraikan secara rinci, mulai dari Jakabaring masih rawa-rawa sampai saat ini menjadi lirikan dunia. Alex menuturkan, syarat utama yang dimiliki Sumsel adalah tidak pernah terjadi kerusuhan antar umat beragama di Provinsi Sumsel.

“Dari 34 Provinsi di Indonesia hanya dua Kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah Asian Games 2018 yaitu Jakarta dan Palembang. Selain memiliki pengalaman menyelenggarakan event internasional dan fasilitas olahraga lengkap, Provinsi Sumsel merupakan daerah zero konflik. Tidak pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan umat beragama di Provinsi kita ini, bangga kita menjadi masyarakat provinsi Sumsel,” tuturnya

Alex menambahkan, Pembangunan provinsi Sumsel tidak hanya fokus pada kegiatan dunia melainkan juga fokus pada akhirat, dimana saat ini Sumsel juga sedang membangun Masjid Raya Sriwijaya yakni masjid tercantik di Asia. Kemudian di sebelahnya dibangun pula Universitas Islam Negeri terbesar dan tercanggih.

“Semua ini untuk menyeimbangkan kegiatan dan akhirat. Insha Allah kalau masjid ini jadi, ini akan menjadi salah satu icon nya Sumsel,” pungkasnya.

Sementara Ketua Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Provinsi Sumsel Emi Sumirta, SE. M.SI menambahkan, Pagar Nusa NU siap mensukseskan Asian Games 2018 baik melalui para pendekarnya maupun keseluruhan keanggotaan yang ada di Sumatera Selatan.

“Pagar Nusa cukup diakui oleh pengurus besar Nahdlatul Ulama karena tetap beriman kepada nusa dan bangsa dalam hal ini menjaga Kesatuan Republik Indonesia. Untuk kepengurusan Pagar Nusa bersumber dari berbagai profesi yang tidak ada batasan umur. Kami Pagar Nusa siap mensukseskan Asian Games 2018,” tambahnya.