Detak-Palembang.com LUBUK LINGGAU – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) Riki Junaid A.P., M.S.I resmi dilantik sebagai penjabat Walikota Lubuk Linggau. Pelantikan dilakukan langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin atas nama Presiden Republik Indonesia di Gedung Kesenian Kota Lubuk Linggau Jum’at (9/3).

Penunjukan Riki Junaidi sebagai penjabat Walikota Lubuk Linggau berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.16-335 tahun 2018.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengingatkan Penjabat Walikota yang baru saja dilantik, untuk bertugas dengan penuh tanggung jawab yang besar. Dikatakannya, sebagai Walikota memimpin urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah harus berdasarkan.

“Saya percaya bahwa saudara Riki Junaidi ( Walikota Lubuk Linggau ) akan menjalan tugas dengan sebaik-baiknya. Saya pesankan juga kepada Kepala Daerah Bupati/ Walikota untuk tetap menjaga kondusifitas daerah masing-masing. Karena sudah diakui dunia bahwa di provinsi Sumsel tidak ada kerusuhuan antar etnis, budaya apalagi antar umat beragama
atau zero konflik,” himbaunya.

Dikatakan Alex, sebagai Penjabat Walikota juga harus memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat. Dilanjutkan dengan memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Walikota dan Wakil Walikota yang definitif, dan yang paling penting netralitas Pegawai Negeri Sipil.

Lebih jauh Alex menuturkan, Penjabat Walikota melakukan pembahasan rancangan peraturan daerah, dan dapat menandatangani peraturan daerah setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. Terakhir adalah, melakukan pengisian penjabat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri dalam negeri.

“Jadi penjabat Walikota tidak bisa sewenang-wenang memindahkan, memutasikan, mengangkat, memberhentikan selama masa jabatan ini tanpa melalui rekomendasi dari Gubernur kepada Menteri Dalam Negeri,” paparnya.

Alex mengungkapkan rasa bangga setiap kali datang ke Kota Lubuk Linggau, dimana menurutnya Kota Lubuk Linggau adalah kota yang bersih ditambah dengan tata ruang yang bagus.

“Setiap kali saya datang ke Lubuk Linggau hati ini rasannya senang, kota bersih dengan tata ruang yang bagus. Saya melihat realitas, saya menyatakan ini berdasarkan pengalaman. Saya katakan Lubuk Linggau ini sudah bisa kita banggakan walaupun masih ada kekurangan disana-sini itu penilaian yang benar bukan yang abal-abal,” tuturnya.

Diakhir kata sambutannya pelopor sekolah gratis dan berobat gratis menambahkan, ada tiga agenda penting di tahun ini secara bersamaan yang harus disiasati dengan bijaksana oleh Kepala Daerah sebagai pemangku kekuasaan. Pertama tidak boleh terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan seperti 2015 lalu, yang kedua adalah Pilkada serentak 27 Juni mendatang. Ketiga adalah tuan rumah Asian Games dari 45 negara Asia.

“Seorang Kepala Daerah harus memberikan pertama kali kebanggaan untuk masyarakat. Insha Allah seluruh rakyat itu bangga menjadi masyarakarat Sumsel. karena hanya kami dan jakarta sanggup dan layak menjadi tuan rumah 45 negara Asia dimana terdapat macan-macan dunia seperti Korea, Jepang dan China,” pungkasnya.