Detak-Palembang.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin di dampingi Pjs. Walikota Palembang H. Akhmad Najib meresmikan pemancangan tiang pertama pembangunan Aldiron Plaza Cinde yang dikerjakan oleh PT. Bumi Pile Nusantara di lokasi Pasar Cinde Palembang, Rabu (6/6). 

Dalam sambutannya, Gubernur Alex Noerdin sangat menyayangkan terlambatnya pembangunan Aldiron Plaza Cinde hingga 2 tahun dan tidak bisa digunakan pada pelaksanaan Asian Games di Palembang. Hal tersebut diakibatkan karena adanya pihak yang menolak pembangunan Aldiron Plaza Cinde hingga akhirnya dirundingkan dan disepakati dan memakan waktu hingga 2 tahun.

Menurut Alex, mestinya pembangunan pasar cinde menjadi pasar tradisional yang modern bersih dan nyaman tersebut sudah selesai karena semestinya sudah mulai dibangun 2 tahun lalu.

“Seharusnya sekarang ini bukannya ground breaking tapi mestinya sekarang ini grand opening. Saya gembira sekaligus sedih, karena pembangunan ini terlambat. Inilah kebiasaan orang kita ini menghambat pembangunan yang bisa dilaksanakan dengan cepat. Jadi Aldiron ini sudah terlambat tidak bisa digunakan untuk Asian Games. Harusnya pembangunan ini dimulai sejak dua tahun yang lalu,” ungkap Alex

“Kalau sudah terlambat begini ya mau gimana lagi. Coba mana tanggungjawab moral orang yang menghambat ini, gak ada kan, saya minta pembangunan jalan terus dan aturan tidak dilanggar, coba kalau ini dibangun dua tahun lalu pasti sekarang sudah selesai,” lanjutnya.

Gubernur Alex Noerdin menambahkan, berdasarkan undang-undang cagar budaya bangunan di atas 50 tahun memang tidak boleh di bongkar, akan tetapi ada beberapa klausul yang memungkinkan diantaranya membangun dengan tidak menghilangkan keasliannya.

“Kalau ini tiang-tian cendawan itu sudah keropos dan kapan saja bisa hancur. Kalau ada gempa kecil saja sampai kesini bisa runtuh. Sementara kalau mau diperbaiki saja gak bisa karena peralatan berat tidak bisa masuk. Jadi jalan satu-satunya di renovasi,” tegas Alex.

Lebih lanjut Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengharapkan kepada pengelola Aldiron Plaza Cinde agar memprioritaskan pedagang lama Pasar Cinde. Alex mengharapkan para pedagang lama pasar cinde mendapat jaminan bahwa tetap bisa berdagang setelah pembangunan selesai nanti.

“Yang saya minta itu pedagang lama yang memang berdagang disini harus diprioritaskan. Mereka harus mendapat jaminan kalau mereka tetap berdagang disini. Setelah itu baru boleh masuk pedagang yang baru,” pinta Alex.

Sementara itu, CEO Aldiron Hero Group Aldrin L. Tando mengatakan, sudah sejak beberapa tahun yang lalu pihaknya berkeinginan membangun di Kota Palembang karena melihat visi misi pembangunan Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang sangat modern dalam memajukan Provinsi Sumsel khususnya Kota Palembang.

“Kami mulai sudah 2 tahun lalu, awalnya saya tahu saat ada munas Kadin di Palembang. Kami berkeinginan membangun di Palembang karena melihat visi pembangunan yang dilakukan Gubernur Alex Noerdin, visi beliau ini sudah sangat modern,” terangnya.

Aldiron Plaza Cinde sendiri merupakan pasar modern dengan konsep terpadu antara hunian, pasar dan transportasi. Setelah selesai dibangun, pasar tradisional modern ini bisa diberikan fasilitas pendingin bagi para pedagang buah dan daging sehingga dagangannya bisa bertahan lebih lama.