Detak-Palembang.com JAKARTA – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menghadiri rapat terbatas membahas perkembangan persiapan Asian Games XVIII tahun 2018 dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden RI Jusuf kalla di Kantor Presiden, Istana Negara Jakarta, Selasa (6/3).

Selain Gubernur Sumsel Alex Noerdin, rapat terbatas tersebut dihadiri Menko Polhukam Wiranto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Pelaksana Asian Games 2018 Inasgoc Eric Tohir, Jaksa Agung HM Prastyo, Menko PMK Puan Maharani, KemenkumHam Yassona Laoly, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi.

Dalam pembukaannya Jokowi meminta agar seluruh persiapan untuk Asian Games dipersiapkan secara matang. “Hari ini kita membahas persiapan Asian Games 2018. Ini rapat yang kedelapan kita laksanakan, sisa waktu yang kita punya tinggal enam bulan kedepan. Untuk itu kita harus segera siap seratus persen, ada beberapa hal yang saya tekankan disini,” kata Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas.

Dari sisi pembangunan, Jokowi meminta laporan mengenai jumlah venue pertandingan yang sudah selesai, yang masih dalam tahap konstruksi, lelang, dan sewa. Selain venue pertandingan, ia juga mempertanyakan kemajuan pembangunan wisma atlet. “Sudah selesai berapa dan masih kurang berapa,” katanya.

Dari kesiapan teknis pelaksanaan, Jokowi meminta kepada pihak terkait untuk menyusun secara rinci dan detil. Kemudian teknis pelaksanaan, mulai dari pembukaan, pertandingan, dan penutupan yang betul-betul dihitung secara matang. Hal itu termasuk skenario-skenario alternatif yang perlu dilakukan. Menurut Jokowi, persiapan teknis bukan hanya soal kegiatan seremonial. Ia meminta kementerian terkait mengatur lalu lintas, akomodasi, konsumsi, pergerakan atlet, ofisial, dan kesiapan tenaga-tenaga pendukung. “Saya kira betul-betul di lapangan dilihat secara detil, jangan sampai ada yang tercecer satu pun,” ujarnya.

Sementara itu, dalam rapat terbatas Gubernur Sumsel Alex Noerdin memaparkan kesiapan venue olahraga Jakabaring yang keseluruhannya telah rampung di bangun dan sudah siap, venue olahraga tersebut diantaranya venue menembak, rowing, kayak, voli pantai, sepak bola wanita, tenis, soft tenis, triatlon, sepak takraw,  bowling dan lainnya.

Alex melanjutkan, persiapan yang sedang dilaksanakan saat ini adalah pekerjaan landscape atau penghijauan yang sudah dimulai sejak Januari 2018 lalu. Dalam pembuatan landscape ini pihaknya membuat konsep yang akan diterapkan di JSC yakni “green road smart city” atau kawasan hijau dan tidak ada polusi. Pada saat pelaksanaan kendaraan yang beroperasi di JSC hanya kendaraan mobil listrik dan mobil gas.

“Pengerjaan “landscape” disesuaikan dengan jenis venue, sedangkan untuk anggaran ada yang menggunakan APBN dan APBD, yang menggunakan APBN sudah dilaksanakan Januari lalu, sedangkan yang menggunakan APBD juga sudah dikerjakan sejak awal Maret, target penyelesaian sekitar Juni 2018. Yang jelas landscape ini akan sangat memukau dan cantik,” paparnya.

Lanjut Alex Noerdin, apa yang sudah di tekankan presiden Jokowi di dalam rapat terbatas menjadi catatan bagi Pemerintah Provinsi Sumsel dalam upaya mematangkan kesiapan Palembang, Sumatera Selatan sebagai tuan rumah perhelatan multi even olahraga tersebut.

“Sumatera Selatan bisa karena kami (Provinsi Sumsel) pertama berpengalaman menyelenggarakan berbagai event olahraga internasional, kemudian kita memiliki modal komplek olahraga berstandar internasional Jakabaring Sport City, dan yang paling utama karena Sumatera Selatan Zero Konflik, Alhamdulillah tidak pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis, budaya apalagi antar umat beragama,” tegasnya.