Detak-Palembang.com BANYUASIN – Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. yang diwakili oleh Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Letkol Inf Feridian Prabawa, S.H. menghadiri acara pertemuan Gerakan Olah Lahan bersama kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) selaku Penanggung Jawab Upaya Khusus (UPSUS) Provinsi Sumatera Selatan bertempat di Desa Telang Jaya Kec. Muara Telang Kab. Banyuasin. Kegiatan yang digelar pada hari Selasa (21/8) ini sebagai upaya untuk mengejar musim tanam April-September dalam rangka mencapai target swasembada pangan berupa Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) di wilayah Provinsi Sumsel.

Kepala BPPSDMP sekaligus penanggung jawab UPSUS Swasembada Pangan Pajale Provinsi Sumsel Dr. Ir. Momon Rusmono. MS. saat meninjau pengolahan lahan di Desa Telang Jaya Kecamatan Muara Telang Kab. Banyuasin Sumsel menjelaskan, bahwa musim kering yang terjadi pada Agustus ini membuat curah hujan masih minim sehingga tidak optimal untuk ditanami padi. Dan untuk mengejar musim tanam April-September percepatan olah lahan akan sangat efektif sebagai upaya optimalisasi waktu tanam.

“Kita tidak boleh menyerah pada iklim, untuk itu saya berharap penyuluh dan petani catat berapa jumlah lahan yang sudah diolah. Lakukan antisipasi yaitu pengolahan lahan dari awal. Yang tidak bisa ditanam pas Agustus diolah sekarang dan bisa ditanam saat musim siap tanam,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, Kabupaten Banyuasin memegang peranan penting karena sesuai data mencatat Sumsel memiliki luas lahan yang luar biasa yaitu 615 ribu hektare yang tersebar di empat Kabupaten, dimana 40 persen diantaranya berada di Kabupaten Banyuasin. “Jadi bisa dibayangkan bila lahan di Banyuasin tidak optimal maka akan mengganggu produksi Pajale Sumsel dan Nasional,” kata dia.

Sementara itu, Kasiter Korem 044/Gapo Letkol Inf Ferdian Prabawa, S.H.  mengungkapkan, bahwa TNI punya misi jelas yaitu mempertahankan ketahanan nasional ketahanan pangan yang bersinergi dalam kesatuan dengan masyarakat. “TNI mendukung program pemerintah khususnya swasembada pangan. Salah satunya dengan melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam membantu pengolahan lahan. Dan kunci keberhasilan kita adalah kerja sama petani bersama penyuluh dan TNI saling bahu membahu mengejar target swasembada pangan di Sumsel,” papar Kasiter.

Dalam acara Gerakan Olah Lahan tersebut, Kepala BPPSDMP Provinsi Sumsel Dr. Ir. Momon Rusmono. MS. beserta rombongan juga melakukan dialog dengan 17 kelompok tani (Poktan) setempat untuk mendorong petani mendukung kegiatan olah lahan dalam usaha budidaya padi guna menciptakan keadaan tanah olah yang siap tanam baik secara fisis, kimia, maupun biologis sehingga tanaman yang dibudidayakan akan tumbuh dengan baik.