Detak-Palembang.com PALU – Gempa bumi mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) pukul 17.20 WIB. Gempa yang berkekuatan capai magnitudo 7,7 Skala Richter berpotensi bencana tsunami.

Kepala BMKG Dwi Korita Karmawati memastikan bawah benar terjadi tsunami, menghantam kawasan pantai Talise, Kota Palu dengan ketinggian hingga 1,5 meter akibat gempa berkekuatan 7,7 pada skala Richter yang mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah, tetapi air sudah surut.

Menurut BMKG, tsunami terjadi di Palu, Donggala, dan Mamuju.

Dwi Korita Karmawati dalam jumpa pers di kantor BMKG, Jumat malam (28/09) memastikan bahwa video yang beredar di media social itu benar, “Dari pemantauan di lapangan, benar terjadi tsunami, dan bahwa video yang beredar itu memang benar,” katanya.

“Tsunami mencapai ketinggian sekitar 1,5 meter, terjadi pada pukul 17:32. Namun kemudian setelah beberapa lama, air sudah surut,” katanya lagi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, kemudian mengatakan bahwa peringatan dini tsunami sudah berakhir untuk Donggala, Mamuju dan Palu.

Terjadi kerusakan di berbagai tempat, dengan banyak rumah rubuh. Warga di daerah yang terkena dampak, keluar dari rumah masing-masing, berkumpul di tempat terbuka.