seni2

Detak-Palembang.com SEKAYU – Dalam rangka melestarikan budaya yang ada dikabupaten Musi Banyuasin (Muba), Dinas Pemuda dan Pariwisata (Dispopar) menggelar Festival seni Kuda Lumping Se-Kabupaten Muba, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Plt Bupati Muba diwakili Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum H Ibnu Saad Ssos MSi di lapangan Kantor Dispopar, Sabtu (10/12).

Festival seni kuda lumping se-kabupaten Muba dibagi menjadi tiga zona yaitu zona pertama yang menjadi tuan rumah Kecamatan Sungai Lilin diikuti peserta dari Kecamatan Bayung Lencir, Babat Supat, Tungkal Jaya dan Kecamatan Lalan. Zona Kedua yang menjadi tuan rumah Kecamatan Babat Toman diikuti peserta dari Kecamatan Sanga Desa, Batang Hari Leko dan Lawang Wetan. serta untuk zona ketiga yang menjadi tuan rumah Kecamatan Sekayu diikuti Kecamatan Lais, Sungai Keruh, Plakat Tinggi dan Keluang.

seni3

Dalam sambutannya Ibnu mengatakan digelarnya festival Seni Kuda Lumping ini dalam rangka melestarikan kesenian tradisional yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia terutama budaya asli daerah dan budaya nasional serta diharapkan dapat menjalin silahturahmi masyarakat bersama Pemkab Muba.

“Kegiatan ini diharapkan dapat terus melestarikan budaya asli masyarakat Indonesia, dan banyaknya keanekaragaman suku daerah, namun hubungan yang harmonis masyakat dan Pemerintah harus dijaga dan terjalin bersama,” kata Ibnu.

Beliau juga mengajak masyarakat Muba umumnya, untuk dapat terus menjaga daerah ini agar selalu aman dan kondusif. Sehingga apa yang menjadi tujuan dalam mewujudkan Permata Muba 2017 terlaksana dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dispopar Drs. A  Suandi selaku ketua pelaksana menuturkan, Festival Seni Kuda Lumping ini merupakan kegiatan yang baru dilaksanakan dan akan menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan Dispopar Muba. Sedangkan kesenian asli Muba kita sudah ada wadahnya, yakni Festival randik

seni4

“Dalam setiap lomba kami sudah menyiapkan seperangkat alat kuda lumping untuk juara pertama, selain itu ada juga uang pembinaan dan tropi. Diharapkan hal ini bisa merangsang agar lebih bersemangat melakukan pembinaan”, tambahnya.