Detak-Palembang.com PALEMBANG – Striker timmas Tajikistan Manucher Dzhalilov resmi berseragam Sriwijaya FC untuk musim depan. Pemain kelahiran Hisor, 17 September 1990 itu langsung didatangkan dari klub Istiklol FC yang berlaga di Liga Tajikistan.

Jalilov sapaanya mengaku cukup terkesan dengan nama besar Sriwijaya FC. Menurutnya ambisi besar Laskar Wong Kito untuk menjuarai kompetisi Liga 1 menjadi alasan utama dirinya menjatuhkan pilihan untuk membela klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan.

Bahkan dirinya sudah memesan nomor punggung yang memang unik dan jarang digunakan pemain lain. Jalilov menginginkan nomor 63 pada jersey Sriwijaya saat pertandingan nanti. “Di timnas Tajikistan saya pakai nomor 21 tapi di klub saya selalu kenakan nomor 63. Saya juga ingin pakai nomor itu di Sriwijaya FC,” ujarnya.

Dia mengatakan tak bisa lepas dari nomor 63, menurutnya nomor punggung tersebut memiliki keberuntungan tersendiri. Bahkan dirinya sudah memakai nomor unik itu sejak membela klub Lokomotiv Moskow yang berlaga di kompetisi Rusia. Hal itu berlanjut juga ketika dirinya berseragam Istiklol FC hingga dirinya tiga kali berturut meraik gelar top skor.

“Memang itu sudah menjadi nomor favorit saya. Karena 6 dan 3 jika dijumlahkan sama dengan 9 dan nomor itu identik digunakan penyerang hebat di sepakbola,” katanya.