Detak-Palembang.com SOLO – Duel babak delapan besar Piala Presiden menjadi pertemuan klasik antara Sriwijaya FC (SFC) versus Arema FC Piala Presiden, Minggu (04/02) di Stadion Manahan, Solo.

Lantaran di setiap laga pra kompetisi kedua tim ini selalu menjadi rival terkuat. Keduannya kembali bertemu di babak knockout  merupakan pertemuan ketiga beruntun kedua tim sepanjang sejarah turnamen Piala Presiden.

Pada pertemuan di edisi perdana turnamen tahun 2015 silam di Solo, Sriwijaya FC menang tipis 2-1. Pada edisi berikutnya, yakni tahun lalu, kedua tim kembali berjumpa di fase gugur yang lagi-lagi dihelat di Solo. Saat itu Arema FC sukses membalas dendam dengan skor 1-0 berkat gol tunggal Adam Alis.

Akhir pekan ini, SFC terobsesi kembali membalas kekalahan musim lalu. Predikat sebagai juara Grup A tentu membuat Laskar Wong Kito berada dalam kepercayaan diri tinggi.

“Saya tau permainan Arema mereka tidak bisa dianggap enteng. Mereka memiliki kekompakan dan akan menjadi lawan terkuat bagi kami nanti,”kata Pelatih SFC Rahmad Darmawan.

Dilanjutkannya dari 22 pemain andalan RD mengaku tidak membawa, Novan Setya Sasongko absen karena akumulasi plus ditambah cedera yang dialami pada laga penyisihan terakhir melawan PSMS.

“Novan akumulasi kartu dan cedera makanya kita tinggal. Tapi saya sudah mempersiapkan penggantinya untuk menghadapi laga nanti,” ujarnya

Disisi lain RD memiliki motivasi besar agar anak asuhnya mengerahkan semua kemampuannya. Karena kemenangan melawan Arema FC cukup dinantinya untuk melihat semangat juang skuat jelang kompetisi nanti.

“Semangat dan motivasi juang tinggi itu yang harus dimiliki anak-anak apabila mau menang melawan Arema,” pungkasnya.

Lalu di lain pihak, Arema FC telah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin guna meladeni perlawanan Sriwijaya FC. Pelatih Joko Susilo bakal memaksimalkan potensi skuatnya untuk mempertahankan gelar Piala Presiden yang direngkuh Arema FC musim lalu.

“Ya menghadapi SFC sudah seperti tradisi buat Arema FC. Kami siap habis-habisan menghadapi SFC. Termasuk adu penalti kalau 90 menit pertandingan berakhir imbang,” ungkap Joko Susilo.

Susunan Pemain SFC : Teja Paku Alam, Alfin Tuasalamony, Bio Paulin, Marcko S. Merauje, Nur Iskandar, Ichsan Kurniawan, Adam Alis, Syahrian Abimanyu, Makan Konate, Manucherkhr Dzalillov, Esteban Vizcarra.; Cadangan: Sandi Firmansyah, Novan Setya, Saepuloh Maulana, Mahamadou N’Diaye, Rachmad Hidayat, Patrich Wanggai, Yogi Rahardian.

Arema FC : Kartika Ajie, Syaiful Indra, Arthur Cunha, Purwaka Yudi, Johan Alfarizi, Hendro Siswanto, Ahmet Atayev, Rodrigo Ost, Ridwan Tawainela, Dendi Santoso, Thiago Furtuoso.; Cadangan: Reky Rahayu, Bagas Adi, Hanif Sjahbandi, Jefri Kurniawan, Ricky Akbar Ohorella, Juan Revi, Dedik Setiawan.