Detak-Palembang.com PALEMBANG – Banyaknya anak-anak yang masih dibawah umur diberikan kesempatan oleh orang tuanya mengendarai sepeda motor, bisa jadi mempermudah pelaku begal untuk dengan mudah melancarkan aksinya. Karena anak-anak polos ini selain gampang ditakuti, juga kecil kemungkinan untuk melakukan perlawanan.

Seperti yang terjadi pada Kevin (13) dan Diki Irawan (12), warga Jalan PDAM Kelurahan Kemang Manis, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, yang merupakan siswa SMPN 18 ini.

Bukan hanya sepeda motor mereka yang dibawa kabur oleh komplotan begal, keduanya juga dipukuli ditempat yang berbeda hingga mengalami luka memar dan lebam.

“Kejadiannya Minggu (19/3) kemarin pak, sekitar pukul 17.30 WIB saat kami berada di kawasan Kambang Iwak Kecik,” ungkap Kevin.

Saat itu mereka didatangi oleh komplotan begal yang menuduh Kevin dan Diki telah menyiramkan cuka para ke tubuh adiknya. Keduanya lalu disuruh ikut namun tempatnya berbeda.

“Saya dibawa ke Pakjo pak, tepatnya dibelakang Griya Agung, sedangkan Diki dibawa ke kawasan wisata Museum Bala Putra Dewa,” jelas Kevin.

Setibanya disana, kedua pelajar ini dipukuli oleh komplotan begal tersebut, kemudian merampas sepeda motor BG 2508 NP yang mereka kendarai.

Berharap pelaku dapat ditangkap, Kevin dan Diki mendatangi ruang piket SPKT Polresta Palembang, Senin (20/3/17) sekitar pukul 16.00 WIB untuk melaporkan kejadian tersebut.