Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Prov Sumsel) ke XXXIX dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus-Pansus terhadap dua Raperda Inisiatif DPRD Prov Sumsel dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov Sumsel, Jumat (09/02).

Sidang Paripurna XXXIX di buka oleh Ketua DPRD Prov Sumsel Giri Ramanda dihadiri oleh Unsur Pimpinan DPRD Prov Sumsel, Gubernur Sumsel dan 50 Anggota DPRD Prov Sumsel. Jumlah kehadiran Anggota DPRD sudah memenuhi quorum.

Pansus I DPRD Prov Sumsel membahas tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut yang dibacakan oleh juru bicara Ganit Subit dalam penyampaiannya menyimpulkan sepakat menetap Raperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut untuk ditetapkan sebagai Perda.

Pansus II DPRD Prov Sumsel yang membahas tentang Pajak Daerah yang di bacakan oleh juru bicara Syaiful Fadli menyampaikan kesimpulannya, masih memerlukan pendalaman karena akan membahas jangan sampai raperda pajak daerah mengganggu investasi daerah.

Setelah mendapat persetujuan anggota dewan maka ditandatangani nota kesepahaman antara Ketua DPRD Prov Sumsel, Giri Ramanda dengan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.

Sementara Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam memahahi arti pentingnya dua raperda  yang disampaikan. Alex Noerdin dapat menerima raperda tentang perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut dan menyetujui adanya penambahan waktu untuk raperda pajak daerah.