Detak-Palembang.com PALEMBAN – Dewan Pimpinan  Wilayah Partai Nasional Demokrat (DPW NasDem)  Sumatera Selatan, sangat serius mempersiapkan diri dalam menghadapi pertarungan  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, dan Pemilihan Legislatif (Pileg)  serta Pemilihan Presiden (Pilpres) pada tahun 2019 mendatang. Keseriusan ini salah satunya dengan menggelar Pelantikan, Rakersus,  dan Training Of Trainer (TOT) Komisi Saksi NasDem se-Sumatera Selatan, di Emilia Hotel Palembang, Sabtu (25/11).

Ketua DPW NasDem Sumatera Selatan, H. Syahrial Oesman menjelaskan, TOT dilaksanakan untuk mempersiapkan para calon saksi dalam Pilkada 2018, maupun Pileg dan Pilpres 2019

“Kunci pilkada ada di saksi, makanya saksi harus di bekali. Saksi harua disiplin, jika kita sekali lengah maka kita akan tenggelam,”terang mantan Gubernur Sumsel ini

Lebih lanjut, Suami Maphilinda ini menerangkan, Kemenangan dalam Pilkada, Pileg dan Pilpres inilah yang akan membawa gagasan besar partai Nasdem yakni Restorasi Indonesia. 

“NasDem telah lebih dahulu menetapkan Capres maupun calon – calon Kepala Daerah yang lain. Ini menyatakan NasDem siap memenangkan pertarungan di Pilkada maupun Pilpres nantinya,”terang pria yang akrab di sapa SO. 

Sementara itu, Ketua Komisi Saksi NasDen wilayah Sumatera Selatan, Eddy Rianto mengatakan, Pelatihan Training Of Trainer (TOT) di ikuti 126 peserta dari Kabupaten – Kota Se Sumatera Selatan

“Belajar dari pengalaman, maka KSN harus lebih dipersiapakan. Jangan sampai kita dicurangi,”singkatnya.

Sala satu pemateri dalam TOT ini I Gusti Putu Arta yang sekaligus Ketua KSN Pusat. Dalam bincang singkat Putu Arti menjelaskan kepada detak-palembang.com betapa pentingnya saksi dalam uoaya memenangkan tiap gelaran pemilu.

“Saksi harus dikelai dengan ilmu hingga memiliki kemampuan,  pengetahuan dan militansinya dalam menjaga dan mengawal hasil suara Nasdem di tiap tingkatan mulai dari TPS hingga ke KPU. Bahkan saksi menjadi sangat penting jika terjadi sengketa di Mahkamah Konstitusi, “ ujar Pria yang menjadi Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI).