Detak-Palembang.com PALEMBANG – Resmi Laskar Wong Kito kembali mendatangkan dua mesin anyar berstatus legiun asing mereka Manuchehr Dzhalilov (Tajikistan) dan Mamadou Ndiaye (Mali).

Hal itu kembali diungkapkan Presiden Club melalui akun media sosial medsos pribadi miliknya. “Welcome to Sriwijaya FC to Ndiaye ( tiba sore ini) dan Jalilov ( tiba Senin),” tulis Dodi di postingan Instagram miliknya @dodirezaalexnoerdin.

Selanjutnya seakan tidak mau melakukan kesalahan yang sama kedua legiun asing tersebut setelah tiba akan dilakukan medical check up. Itu untuk melihat apakah para pemain itu memiliki cedera atau memiliki cedera lama sehingga rentan kembali cedera.

“Selamat bergabung dengan pemain lain, persiapkan diri untuk tes medis, saya hanya ingin yang terbaik untuk SFC,”tulisnya diakhir kalimat penutup.

Sebenarnya gerak cepat dilakukan SFC menghadapi Liga I Indonesia yang digelar awal 2018 mendatang telah terbaca oleh para fans. Usai mengumumkan Pelatih Baru Rahmad Darmawan, Jumat (24/11). Manajemen SFC terbaca tengah memburu pemain baik lokal maupun asing.

Padahal khusus untuk legium asing, diperkirakan, SFC sudah mengantongi 3 pemain asing dan 2 pemain yang dalam proses naturalisasi. Mereka Esteban Vizcarra dan Alberto Goncalves tengah proses pengurusan.

Sementara untuk pemain asing nama Yu Hyun Ko dan Konate Makan sudah memenuhi kuota, plus satu Marque Player.

Manajemen memang untung-untungan untuk proses naturalisasi Beto dan Vizcarra, makanya satu slot pemain asing dikosongkan, sehingga lebih memilih Marque Player atau MP.

Tapi sebelumnya pelatih SFC Rahmad Darmawan mengungkapkan bahwa, MP ini bermain untuk Liga I Prancis, kompatriatnya Konate Makan di Timnas Mali, dan tampil di Piala Dunia melawan Maroko.

Selain Konate, 2 pemain lainnya yakni Manuchehr Dzhalilov (Tajikistan) dan Mamadou Ndiaye (Mali) juga sudah siap bertolak ke Palembang. Kedua pemain tersebut diakuinya punya rekam jejak yang mentereng dan bisa masuk ke dalam kategori marquee player bila natinya regulasi tersebut diterapkan kembali.

Ndiaye sendiri berstatus sebagai pemain timnas Mali dan lama bermain untuk klub Liga Perancis, Troyes. Sedangkan Manuchekr, pemain terbaik AF Cup 2017 pernah bermain untuk klub Liga Rusia, Lokomotiv Moskow.

Manuchehr Dzhalilov sebelumnya bermain di FC Istiklol. Manuchehr Dzhalilov berumur 27 tahun (27 Sep 1990) dan tingginya 174 cm.

Manuchehr Dzhalilov bermain dominan dengan kaki kiri.Manuchehr Dzhalilov menandatangani kontrak dengan FC Istiklol hingga Oct 15, 2017. Nomor punggungnya adalah 63.

Diluar nama tersebut, pemain lokal lainnya yang sudah sepakat bergabung dengan SFC yakni Irsyad Maulana dan Agung Praetyo diakuinya memang telah mengajukan izin untuk bermain di turnamen Piala Walikota Padang terlebih dulu bersama klub asalnya, Semen Padang.