Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Sriwijaya FC harus menerima kenyataan pahit setelah Arema FC sukses membuat laskar wong kito terusir dari Liga 1 2018, pada laga terakhir, Minggu (9/12/2018) sore di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Arema FC sukses membungkam Laskar Wong Kito dengan skor tipis 2-1, dengan hasil finish diurutan 17 dan mengantongi 39 poin satu trip di bawah Mitra Kukar.
Terlihat raut wajah sedih di tunjukan Pelatih Sriwijaya FC Alfredo Vera saat press confrence setelah pertandingan tanpa di dampingi pemain Sriwijaya.
“Semua tergantung kita, kalau kita main dan menang 1-0 bisa aman (bertahan di Liga 1). Cuma apa yang saya lihat (di babak pertama) mungkin bisa (menang), tapi sudah terjadi apa yang harus terjadi. Kalau kita lihat pertandingan sebenarnya kita sudah menang, tapi nanti ada sesuatu yang menurut saya (bisa bikin) tidak menang. Tapi oke, sudah terjadi seperti itu. Saya tanggung jawab apa yang terjadi, (soal) yang lain tidak bisa bicara lagi,” kata Alfredo pada post match press conference di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (09/12/2018) sore.
Alfredo pun mengkritisi keputusan wasit Novari Ikhsan yang terbilang masih mempersoalkan hukuman penalti bagi Sriwijaya. Sebab secara kasat mata, insiden yang menjadi dasar wasit mengambil keputusan itu masih bisa diperdebatkan.
“Menurut kamu gimana (penalti itu)? Saya gak bisa komentar, kalian sudah lihat sendiri. Untuk apa saya komentar, saya tidak lihat alasan tepat untuk penalti,” tegas Alfredo. Saya tidak mau berkomentar, kalian sudah lihat sendiri, untuk apa saya komentar lagi,”ungkapnya
Disinggung mengenai penalty yang didapat Arema FC, Alfredo enggan berbicara lebih jauh mengenai hal tersebut, ia menganggap Sriwijaya FC sudah berusaha lebih baik namun memang keberuntungan belum menghampiri SFC
“Saya tidak mau berkomentar, kalian sudah lihat sendiri, untuk apa saya komentar lagi,” Kita sudah berusaha dari waktu saya datang sampai sekarang, untuk bisa selamat. Kita kerja untuk bangun tim, tapi waktunya sedikit dan terlalu mepet. Tapi apapun yang terjadi, pemain sudah lakukan semua yang harus dilakukan dan mereka bekerja keras di lapangan,” pungkasnya. (ZYD)