Detak-Palembang.com – BATURAJA, OKU , Dukungan terhadap Ir. H. Marjito Bachri untuk menjadi pemimpin Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) nampaknya terus datang dari berbagai kalangan.

Dukungan tersebut, kali ini tersirat disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP, MM, M.Pd, saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pengandonan, Selasa (24/1/2023).

Dihadapan peserta Musrenbang yang terdiri dari Kepala OPD di lingkungan Pemkab OKU, Muspika Kecamatan Pengandonan, Kepala Desa se-Kecamatan Pengandonan, BPD se-Kecamatan Pengandonan, Tim Penggerak PKK , Kepala Sekolah, dan Majelis Taklim se-Kecamatan Pengandonan, Teddy Meilwansyah menyampaikan bahwa Marjito Bachri yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD OKU merupakan tokoh yang selalu punya perhatian terhadap masyarakat dan peduli terhadap daerah.

“Beliau ini (Ir. H. Marjito Bachri, red) punya hajat dan cita-cita. Mari kita do’akan agar hajat dan cita-cita beliau ini diijabah oleh Allah SWT,” ucap Pj Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah yang diaminkan seluruh peserta Musrenbang.

Terkait pelaksanaan Musrenbang, Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah menegaskan, bahwa dirinya bersama Ketua DPRD OKU Marjito Bachri telah berkomitmen di tahun 2024 tidak mengakomodir pembangunan atau proyek-proyek yang tidak bersumber/dan atau tidak berdasarkan usulan dari desa.

Berdasarkan hal tersebutl, menurut Teddy, dirinya bersama Ketua DPRD OKU datang langsung menghadiri Musrenbang. Hal itu guna melihat langsung apakah benar usulan yang ada berasal dari desa/dan atau dari masyarakat.
“Kami tidak main-main. Kami akan jaga komitmen ini. Kita jaga sama-sama, kita awasi sama-sama, kami minta bantuan Pak Ketua untuk dijaga pada saat pembahasan di DPRD nanti. Kalau kita sudah bersinergi semua, Bupati, Ketua DPRD, Camat, OPD, Desa, In sya Allah apa yang diusulkan dapat terealisasi di masa yang akan datang,” tegas Teddy.

Sementara itu, Ketua DPRD OKU Marjito Bachri dalam sambutannya menekankan pentingnya manajemen usulan. Dirinya berharap, jika usulan yang disampaikan dalam Musrenbang telah disetujui, hendaknya langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pengukuran di lapangan.

“Kami di DPRD semangat dengan adanya komunikasi kita bersinergi kalau usulan tersebut sudah ditindaklanjuti. Mengingat keterbatasan anggaran, jika tidak bisa direalisasikan di tahun 2024, bisa ditunda pada tahun 2025. Jadi ada harapan,” tegas Marjito. (Bram)