Detak-Palembang.com PALEMBANG – Tidak terima dirinya menjadi korban pengeroyokan teman sekolahnya, Rahmi (17) pelajar kelas XII SMK Negeri 5 ini, didampingi orang tuanya melapor ke SPKT Polresta Palembang, Sabtu (18/3) sekitar pukul 13.30 WIB.

Akibat pengeroyokan tersebut Rahmi menderita luka gores dibagian pelipis sebelah kirinya.

Kepada petugas piket SPKT Rahmi menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat jam istirahat, Jumat (17/3) sekitar pukul10.00 WIB didalam kelas.

Saat dirinya tengah mengobrol, datanglah I (17) menghampirinya dan langsung menuduh korban telah mencemarkan nama baiknya.

“Dia datang sambil marah-marah pak, katanya saya telah menjelek-jelekkan namanya, padahal tidak pernah pak,” ungkap Rahmi.

Dilanjutkan oleh korban, saat itu pelaku bukan hanya marah-marah tapi juga mencakar mukanya dan mengenai bagian pelipis kirinya. “Saya balas pak, dia saya gigit,” aku Rahmi.

Dikatakan oleh Rahmi, pelaku mengatakan telah mencemarkan nama baiknya lantaran ada yang bilang korban telah mengatakan pelaku telah dirusak oleh seseorang.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede melalui Ka SPK Ipda Wahab mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban.

“Untuk melengkapi berkas korban kita sarankan untuk melakukan visum terlebih dahulu, surat pengantarnya sudah kita berikan,” tegas Wahab.