Detak-Palembang.com PALEMBANG – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melangsungkan acara peringatan Milad IMM Ke-53, dibuka dengan simbolis pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Ishak Mekki. Puncak peringatan milad diisi dengan tabligh akbar bertemakan “Mencerahkan umat, Mendunia gerakan mengabdi untuk bangsa untuk IMM berdaulat”. Bertempat di Auditorium Pimpinan Wilayah Muhammadyah Kampus A Universitas Muhammadyah, Selasa (14/03). 

Milad Ke-53 ini ditujukan untuk melihat sejauh mana perkembangan eksistensi organisasi IMM diusia Ke-53 tahun.

Acara ini Turut dihadiri oleh  Pimpinan Wilayah Muhammadyah Sumatera Selatan Prof. Dr. Romli, M. Ag, Rektor Universitas Muhammadyah Palemabang Dr. Abid Dzajuli, MM, Ketua Umum PC IMM UMP Rio Pratama.

Dalam kata sambutanya Ishak Mekki mengucapkan selamat atas peringatan milad yang sudah memasuki usia Ke-53 tahun, serta mengapresasi penuh kegiatan yang diselenggarakan oleh IMM terkait tema yang ditujukan sesuai dengan tugas dan fungsi mahasiswa sebagai penerus bangsa dan negara.

Mahasiswa itu memang sudah menjadi bagian dari masa orde baru hingga reformasi, karakter dan sifat mahasiswa itu tercermin dari kritis, inovatif, kreatif, idealisme yang kokoh.

“Jadi selamat untuk hari milad ke-53 untuk organisasi IMM, semoga tetap menjadi eksis, inovatif, kreatif dan mandiri yang merupakan  simbol dari mahasiswa,” ucapnya.

Perlu diketahui, lanjut Ishak, saat ini Sumsel sedang sibuk-sibuknya membangun infrastruktur jelang Asian Games 2018 nanti,  infrastruktur yang meliputi Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, pembangunan fly over, pembangunan ruas jalan tol, penambahan jembatan musi yang juga untuk menyambut Asian Games. Asian Games 2018 nanti akan dihadiri oleh 45 negara yang tentunya membutuhkan Liaison Officer (LO) untuk menjamu tamu-tamu dari negara luar.

“Saya berharap mahasiswa dari IMM, dapat ambil bagian tersebut,”  harapnya

Masih Ishak, sehubungan dengan perkembangan pendidikan di Sumsel, sejak tahun 2008 melalui program dari Pemprov Sumsel untuk sekolah gratis dan berobat gratis telah dilaksanakan sesuai kebutuhan masyarakat, tidak hanya sampai disitu saja keinginan dari Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin guna mensejahterakan masyarakat Sumsel dalam mendapatkan pendidikan yang layak hingga sarjana pun, telah dilaksanakan sejak tahun 2013 kuliah gratis, tentunya ini merupakan bentuk kepedulian pemprov Sumsel untuk memajukan pendidikan di Sumsel dan juga membentuk generasi yang berdaya saing global.

“Provinsi kita tidak tergolong kaya, tapi kita mampu mencetak penerus melalui sekolah gratis dan kuliah gratis,” tegasnya.

Sementara Pimpinan Wilayah Muhammadyah Sumatera Selatan Prof. Dr. Roml mengatakan Milad memang tidak wajib, tetapi perlu untuk mengetahui sejauh mana perjalanan IMM  untuk tetap eksis dalam berkembng diusia yang ke 53 tahun. Tabligh akbar ini juga  merupakan media sebagai sarana pencerahan yang perlu disampaikan kepada masyarakat.

“Tabligh akbar diharapkan memunculkan gerakan yang maju kedepan sesuai karakter muhammadyah,” tutupnya.