Detak-Palembang.com PALEMBANG – Walaupun tau kalau Rustini (31) seorang janda dengan 2 anak namun karena dilandasi rasa cinta yang dalam membuat Davit (35) memutuskan untuk tetap  menikahinya. Setahun kemudian pasangan ini memiliki seorang anak perempuan, Rin Alinski (2). Pada usia pernikahan menjalani tiga tahun, atau sejak 6 bulan terakhir, pasangan ini mulai sering cek cok hingga pertengkaran pun selalu mewarnai hari-hari mereka.

Puncaknya, sekitar sebulan yang lalu pasangan ini memutuskan untuk berpisah ranjang dan Rustini pergi kerumah orang tuanya, sementara Rin ditinggal bersama Davit.

Dari keterangan Davit, saat dirinya melapor ke Polresta Palembang, Jumat (24/3) kemarin malam mengatakan, istrinya datang kerumah hendak mengambil Rin anaknya namun dijawab oleh Davit kalau status mereka saat ini masih suami istri, dan biarlah Rin sementara ikut dengannya.

“Istri saya bilang, dia sudah mengajukan gugatan cerai ke Kantor Agama. Dia juga datang hendak mengambil barang-barang yang ada dirumah tapi saya cepat,” ungkap Davit kepada petugas piket SPKT.

Lantaran dicegah itulah, lanjut Davit akhirnya ia dan istrinya kembali bertengkar. “Saya emosi pak, lalu mukanya saya gampar,” aku Davit.

Karena digampar itulah istrinya berlari kedapur dan mengambil parang pemotong daging lalu membacok dirinya. Serangan itu ditangkis Davit hingga pergelangan tangannya luka. Pada saat istrinya hendak menyerang kembali, Davit pun berlari kerumah adiknya.

Sebelum melapor ke Polresta, Davit yang merupakan warga Jalan Sosial KM 5 RT 13 Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami ini terlebih dulu dibawa ke klinik untuk mendapatkan perawatan.

“Dijahit luar dalam pak, yang dalam 8 jahitan dan yang luar 14 jaminan,” kata Davit sambil memegang tangannya yang sudah diperban.

Sementara itu, Kasat Rekrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan, laporan korban atas dugaan KDRT sudah diterima. Dan saat ini masih dalam penyelidikan.