Datang seseorang kepada Sayyidina Ali mengeluhkan kemiskinan dan kekurangan rezeki. Maka beliau berkata kepada orang tersebut :

“Mungkin kamu suka berbicara saat di kamar mandi?”

Dia mengatakan :

“Tidak wahai amirolmu,minin”

“Mungkin kamu suka menggigit kukumu?”

“Tidak “.

“Mungkin kamu memanggil atau menyebut kedua orang-tuamu dengan nama mereka?”

“Tidak “.

“Mungkin kamu membiarkan sampah bermalam dalam rumah?”

“Tidak “.

“Mungkin kamu sering tidur tanpa wudhu ?”

“Tidak “.

“Mungkin kamu suka berjalan mendahului jalannya orang-tuamu ke depan ?”

“Tidak “.

“Mungkin kamu sering menyapu rumah di malam hari?”

“Tidak “.

“Mungkin kamu memotong kuku di hari minggu?”

“Tidak “.

“Apakah kamu sering mengutuk anak-anakmu?”

“Tidak “.

“Mungkin kamu sering membuang ludah ke kamar mandi?”

“Tidak ”

“Mungkin kamu tidak baca bismillah sebelum makan ataupun Alhamdulillah setelahnya?”

“Tidak “.

“Mungkin kamu tidak mendoakan kedua orang-tuamu saat shalat ?”

“Iya benar wahai Amirol Mu’miniin. itulah kekurangan saya “.

Dari kitab Salinan karya Al-Habib Salim As-Syathiri