Wali Kota (Wako) Palembang, Harnojoyo saat meresmikan destinasi wisata virtual

Detak-Palembang – Destinasi Kota Palembang sekarang bisa dinikmati secara virtual loh. Hal itu usai wisata digital melalui Palembang 360 sebagai Conten Virtual Reality telah diresmikan.

Wali Kota (Wako) Palembang, Harnojoyo sendiri telah meresmikannya di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Kamis (20/7/22) beberapa waktu lalu.

Palembang 360 merupakan wisata pertama kali di Indonesia yang diluncurkan di Kota Palembang. Wisata tersebut dapat diakses melalui laman https://charmingpalembang.com/virtual-tour dengan 20 destinasi yang sudah siap akses.

“Semoga 20 destinasi kota palembang yang tergabung itu betul-betul akan menjadi luar biasa di kaca pariwisata,” ungkap Harnojoyo saat diwawancarai usai acara.

Ia juga mengapresiasi karya kolaborasi antara Pemerintah Kota Palembang dengan Visual Anak Negeri tersebut.

“Dari semua kesempatan atau media yang hanya bisa kita akses untuk melihat Kota Palembang, kami sangat mengapresiasi terkait dengan apa yang dilakukan putra asli daerah itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Sulaiman Amin menyampaikan bahwa virtual tour akan membuat mereka yang melihatnya seakan berada di lokasi.

“Jadi audiens atau masyarakat itu kita undang untuk melihat destinasi -destinasi pariwisata seakan mereka berada di lokasi destinasi itu,” tuturnya.

Selain itu, wisata digital 360 dilengkapi dengan pemandu suara yang akan menceritakan sejarah destinasi yang dikunjungi.

Sulaiman mengharapkan wisatawan domestik hingga internasional akan datang langsung setelah melihat konten 360.

“Dengan adanya kegiatan itu kita harapkan wisatawan yang melihat ini baik domestik, nasional, dan internasional, mereka jadi penasaran akibatnya akan datang secara langsung,” imbuhnya.

Di samping itu, Norman Saleh selaku Ketua Yayasan Visual Anak Negeri mengatakan bahwa sudah menjadi kewajibannya sebagai putra asli daerah untuk membangun Kota Palembang.

“Saya juga sebenarnya putra asli daerah, punya kewajiban juga untuk membangun daerah itu yang paling penting, kemudian sejarahnya banyak juga di Palembang,”

Ia mengungkapkan proses produksi sampai finishing Palembang 360 kurang lebih hampir 2 bulan.

“Tantangannya gada karena kita kerja sambil liburan, tempat-tempat yang selama ini kita tidak tahu jadi tahu,” tambahnya.

Norman juga mengharapkan masyarakat Kota Palembang sadar akan pariswisata yang di Kota Palembang agar dilestarikan dan tetap berkembang.

“Pariwisata Indonesia gabisa kita bebankan sama pemerintah aja, masyarakatnya pun harus sadar wisata, bangga mempromosikan, tempat-tempat itu aman, kebersihan dijaga, kalau itu sudah terjadi, semua komponen yang ada di Kota Palembang ini berjalan hasilnya juga pasti akan bagus,” tutupnya