Detak-Palembangcom PALEMBANG – Tren kemenangan Sriwijaya FC kembali berlanjut. Di pekan ke-8 Liga 1, Laskar Wong Kito sukses menaklukkan Bhayangkara FC 2-1, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (12/5).  

Sriwijaya FC unggul melalui gol sundulan Esteban Vizcarra di menit ke-84 dan pemain pengganti Patrich Wanggai dua menit berselang. Gol balasan Bhayangkara tercipta di menit ke-88 melalui sepakan penalti Paulo Sergio.

Kemenangan Sriwijaya atas juara bertahan sekaligus menghentikan rentetan hasil seri di dua laga kandang terakhir. Sebelumnya, Elang Andalas selalu gagal memetik poin penuh saat di tahan imbang Persipura Jayapura dan PSM Makassar di Jakabaring.

Raihan tiga poin ini juga sebagai pembuktian Sriwijaya, mampu mengakhiri kedigdayaan The Guardian. Dimana dalam dua pertemuan kedua tim di Jakabaring selalu dimenangkan tim tamu. Masing-masing 4-0 di ISC 2016 dan 2-1 pada gelaran Liga 1 musim lalu.

“Kunci kemenangan hari ini ada di lini tengah. Kami mencoba fokus untuk di sektor itu karena kami tahu Bhayangkara sangat solid dalam memanfaatkan situasi counter attack,” kata Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan.

Sementara Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy merasa kecewa. Dalam pertandingan yang sangat ketat timnya gagal memaksimalkan sejumlah peluang. Dia juga mengkritik anak asuhnya yang sering salah passing.

“Hasil ini sangat mengecewakan. Di laga yang memiliki atmosfer sangat ketat kami sering membuat kesalahan. Serangan Sriwijaya FC juga sangat bagus dan mereka mampu memanfaatkan kelengahan kami,” kata Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy.

Keunggulan Sriwijaya di laga ini baru tercipta saat laga nyaris berakhir seri. Gol sundulan Esteban Vizcarra di menit ke-88 melalui umpan Makan Konate membangkitkan semangat tim tuan rumah.

Keputusan RD memasukkan Patrich Wanggai menggantikan Vizcarra semenit berselang juga terbukti tepat. Beberapa saat usai dimasukkan, Patrich langsung menggandakan keunggulan Sriwijaya 2-0 memaksimalkan umpan Alberto Goncalves.

Tendangan penalti Paulo Sergio Moreira mendekati masa injury time hanya mampu memperkecil kekalahan Bhayangkara FC 1-2. Dengan hasil ini, Sriwijaya menyodok ke posisi empat klasemen sementara Liga 1 dengan 13 poin.  Jumlah ini sama dengan Madura United dan PSM Makassar, namun Sriwijaya kalah agresifitas gol. Sementara bagi Bhayangkara, kekalahan ini membuat mereka tertahan di 12 dengan raihan sembilan poin.