Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Ketersediaan Daging yang dimiliki oleh Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan – Bangka Belitung (Bulog Divre Sumsel-Babel) mencukupi untuk kebutihan mengahdapi bulan Ramadhan dan Hari Raya Idhul Fitri.

Kepala Bulog Divisi Regional Sumsel – Babel, M.Yusuf Shalahuddin menyampaikan bahwa stok saat ini mencukupi untuk menyambut hari besar keagamaan.

“Terkait daging beku stok masih ada, dan akan datang lagu dalam dua hari kedepan sejumlah 50 – 60 ton akan masuk untuk hari besar keagamaan,” ungkapnya kepada wartawan di Kantor Bulog, Senin (14/05).

Ia melanjutkan, daging beku yang dikelola Bulog dijual dengan harga eceran tertinggi yakni Rp80 ribu perkilogram. Ia mengatakan daging beku Bulog sebagai pilihan alternative dengan harga yang terjangkau. Bila masyarakat inginkan daging segar tentunya dengan harga yang lebih tinggi.

“Sejak April hingga saat ini Bulog telah menjual daging sebanyak 20- 25 ton. Daging Bulog disimpan di dua mini cold storage dengan kapasitas 13 ton dan juga menyewa frezer di Jakabaring dengan kapasitas 75 – 100 ton,” jelasnya.

Kebutuhan daging untukbulan Ramadhan dan Hari Raya Idhul Fitri pada tahun lalu mencapai 35 ton, namun dengan sosialisasi Bulog dan pemahaman masyarakat terhadap daging beku maka semakin meningkatnya minat terhadap daging beku.

“Kita menjual daging beku pada event event seperti car free day dan rumah makan – rumah makan serta pasar swalayan. Untuk penjual daging di lapak pasar kita belum lakukan karena mereka tidak mempunyai freezer untuk menyimpan daging,” katanya.

Sebagai terobosan Bulog agar dapat menjual bahan pangan maka bekerja sama dengan masyarakat untuk membuat rumah pangan untuk menjual komoditi Bulog.

“Saat ini rumah pangan yang ada di Palembang berjumlah 40 buah dan di Sumsel berjumlah 2.500 buah,” tutupnya.