Detak-Palembang.com LAMPUNG BARAT- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mendadak silaturahmi ke Puskesmas Kecamatan Air Hitam dan ke SD Negeri Sidodadi dan SMP N Kecamatan Air Hitam, Kamis (25/01).

Selama berada di Puskesmas Bupati Berdialog dengan staf yang sedang piket dan mempertanyakan bagaimana yang diberikan kepada pasien. Bupati juga menegaskan kepada para petugas agar bekerja sepenuh hati dalam melayani pasien.

Kedatangan tersebut bukan untuk menakut-nakuti  para pegawai tapi untuk silaturahmi dan ingin melihat langsung pelayanan serta kendala yang dialami pasien.

Harapan kedepannya dapat menyerap aspirasi dengan harapan keluhan-keluhan yang langsung dari staf yang kerja di Puskesmas tersebut.

Setelah mengunjungi Puskesmas Kecamatan Air Hitam Bupati Lambar melanjutkan silaturahmni ke SD Negeri Sidodadi dan SMP N Kecamatan Air Hitam.

Dalam kunjungan tersebut Bupati menyampaikan, pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan SDM yang berkualitas. Semua pendidikan di mulai dari tingkat pendidikan mulai dari jenjang terbawah.

Kemudian pembangunan merupakan proses yang berkesinambungan yang mencakup seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk aspek sosial, ekonomi, politik dan kultural, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan warga bangsa secara keseluruhan. Dalam proses pembangunan tersebut peranan pendidikan amatlah strategis. Pendidikan mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu peningkatan kualitas sumber daya manusia mutlak harus dilakukan. Karena dengan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas dapat memberikan multiplier efect terhadap pembangunan perekonomian.

Pendidikan merupakan sebuah kebutuhan yang berguna bagi kehidupan manusia, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam dunia pekerjaan. Tujuan utama dari pendidikan adalah untuk meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia).

Pendidikan berfungsi sebagai sebuah proses dimana seseorang dididik agar dapat memiliki kualitas moral dan keahlian yang nantinya akan berguna bagi kemajuan negara ini. Pendidikan adalah jembatan bagi seseorang untuk dapat memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, pendidikan yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk meningkatkan potensi seseorang agar dapat memasuki dunia pekerjaan yang sesuai dengan keinginannya.

Banyak murid-murid yang bingung dan lambat dalam menentukan ingin berprofesi sebagai apa mereka di masa depan. Sebagian besar diantara mereka baru mengenali bakat dan minat mereka saat duduk di bangku SMA. Bahkan lebih parahnya, ada yang baru menentukan profesi yang diinginkannya saat mendekati waktu pendaftaran kuliah. Hal yang mengakibatkan keterlambatan pola pikir dalam menentukan profesi yang diinginkan ini terjadi karena sistem pendidikan yang salah. Pendidikan hanya menjejali murid-murid dengan berbagai mata pelajaran yang tidak semuanya berguna bagi mereka di dunia pekerjaan nanti. Sejak kecil, pikiran yang ditanamkan dalam otak mereka hanyalah untuk meraih nilai setinggi-tingginya. Potensi, bakat dan minat yang mereka miliki tidak dapat terasah lebih tajam karena mereka juga harus menguasai berbagai mata pelajaran diluar potensi, bakat dan minat mereka yang sebenarnya.

Sejak awal murid seharusnya juga diberi tahu apa tujuan dari pendidikan yang sebenarnya, untuk apa dan berfungsi sebagai apa mata pelajaran yang mereka pelajari, bagaimana penerapan mata pelajaran tersebut dalam kehidupan nyata dan profesi apa yang bisa dijalani dengan menguasai mata pelajaran itu. Dengan adanya hal-hal ini para murid pastinya akan memiliki gambaran dan bayangan tentang profesi seperti apa yang sebenarnya mereka sukai dan mereka inginkan. Dengan ini mereka juga dapat mengasah dan mengembangkan potensi mereka sejak kecil.

Selain sistem pendidikan yang berkualitas, untuk meningkatkan kualitas SDM juga dibutuhkan adanya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, antara lain Pemerintah. Di negara ini, banyak anak-anak kurang mampu yang cerdas dan berbakat, namun, sayangnya sebagian besar diantara mereka tak bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Peran pemerintah di dalam dunia pendidikan ini adalah memberikan kesempatan bagi mereka untuk dapat meningkatkan potensi dirinya melalui pendidikan yang layak. Beasiswa dan dana pendidikan seharusnya lebih dioptimalkan untuk mereka yang kurang mampu.

Guru. Kualitas pendidikan juga dipengaruhi oleh kualitas seorang guru. Guru seharusnya menyadari bahwa perannya adalah sebagai seorang guru. Dan guru juga harus menyadari bahwa profesinya sebagai guru bukan semata-mata hanya untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas murid yang dididiknya.

Murid. Sebagai seseorang yang memerlukan pendidikan, murid seharusnya sadar akan kewajibannya untuk belajar. Sebisa mungkin pendidikan itu dimanfaatkan agar dapat berguna bagi masa depan dan untuk meningkatkan kualitas dirinya.