Detak-Palembang.com PALEMBANG – Sebanyak 1,8 juta bibit pohon kayu diberikan oleh Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Wilayah I di Palembang kepada semua kalangan masyarakat dan instansi yang membutuhkan bibit untuk penghijauan lingkunganya. 

Mahendra Kepala Seksi Sertifikasi dan Peredaran Bibit Pohon BPTH Wilayah I Kota Palembang mengatakan, bibit tanaman kayu dibagikan untuk kabupaten/kota se Sumatera Selatan (Sumsel).

“Tanaman yang kita bibitkan memang di peruntukkan bagi setiap masyarakat baik itu pribadi ataupun dari kelompok dan instansi yang membutuhkan bibit pohon untuk melakukan penghijauan,” jelas Mahendra di Kantornya, Rabu (07/02).

Ia menyampaikan bahwa pembibitan yang dilakukan oleh instansinya diperuntukkan bagi masyarakat pribadi. Sementara untuk hutan seperti hutan lindung, hutan masyarakat dan hutan rehabilitasi bukan instansinya yang menyediakan.

“Untuk meminta bibit, pertama untuk penghijauan kemudian permintaan harus membuat proposal. Dalam proposal harus jelas lokasi tempat penanamanya serta berapa banyak bibit yang di butuhkan,” urainya.

Ia meminta kepada masyarakat  agar tidak sungkan-sungkan untuk datang ke BPTH jika membutuhkan bibit, karena semua proposal pasti diterima.

“Setelah proposal dan semua syarat terpenuhi, BPTH akan langsung memproses bibit. Setelah 4-5 bulan bibitnya bisa di ambil langsung ke BPTH. Bibit ini gratis, namun biaya pembibitan ini ditanggung negara. Biayanya Rp800 per-pohonnya,” ungkapnya.

Ia mengemukakan bahwa produksi ini dilakukan pihaknya di daerah Sukomoro KM 12 Palembang.Pihaknya juga, hanya memproduksi bibit -bibit pohon kayu bermutu untuk masyarakat seperti bibit pohon cempaka, kejabon, mahoni dan karet.

“Kita hanya memproduksi itu dan berharap setiap individu dapat menanam mininal 25 pohon seumur hidup. Agar terjaganya kehijauan di Provinsi Sumsel,” tutupnya.