iswandiDetak-Palembang.com PALEMBANG  – BNN Sumatera Selatan tawarkan tes urine bagi semua kalangan termasuk Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif yang saat ini tengah marak terlibat kasus narkoba, Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol Iswandi Hari menyayangkan tertangkapnya Yudi Farola kader PAN yang di tangkap di kediamannya beberapa hari yang lalu, ia mengatakan pihaknya telah menawarkan kepada instansi-instansi untuk mengundang BNN tes urine.

“Sebenarnya tahun lalu sudah saya tawarkan untuk di Sumsel ini Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif untuk minta tes urine, kayaknya yang belum-belum perlu mengajukan dari pada seperti itu kan malu mending terhormat kan, tinggal pilih aja ini,” katanya usai menghadiri rapat di DPRD Sumsel. Selasa, (21/06) .

Lebih lanjut ia mengatakan, akan lebih baik apabila mengundang BNN untuk tes urine dan hasil pemeriksaan akan di berikan kepada penerima, “saya udah sering tawarkan kalau BNN di undang untuk tes urine hasilnya kita akan berikan kepada si peminta, judulnya beda kan . Tapi kalau petugas yang datang dari polres polda bnn tanpa diundang ya hasilnya untuk petugas, tinggal pilih.” Kata Iswandi.

Terkait banyaknya wakil rakyat yang terlibat narkoba dan adanya kader partai yang tertangkap penyalahgunaan narkoba, menurutnya hal tersebut tidak sepatutnya dilakukan karena mereka adalah contoh bagi masyarakat.

“Kalau tadi sebagai tauladan sebaiknya tidak melakukan hal seperti itu , bagaimana kita bisa menggerakkan warga masyarakat , sudah mulai banyak yang undang untuk tes urine tapi untuk sementara baru 3 komponen belum semuanya”. Ungkap Iswandi.

Iswandi menghimbau agar semua instansi segera mengundang BNN untuk tes urine dan jangan khawatir untuk menjalankannya, sedangkan untuk daerah Sumsel Iswandi mengatakan baru DPRD OKI dan Prabumulih saja yang telah melakukan tes urine mengundang BNN, untuk DPRD Provinsi Sumsel suratnya saja yang baru masuk.

“Untuk partai saya kira dari legislatif sudah mewakili jadi kota kabupaten mudah-mudahan dengan contoh ini nanti bergegaslah yang belum, DPRD Prov suratnya udah masuk, saya himbau sebaiknya yang belum tes urine akhirnya tau lah , kalau tau diri tau dirinya sendiri kapan saja di cek nggak ada masalah,” ujarnya.

Menurutnya semua pihak tidak perlu khawatir apabila merasa dirinya benar, termasuk BNN mengajak Pers untuk tes urine, “saya yakin temen-temen pers sama lah, kalau tidak pakai narkoba kapan saja dimana saja pasti aman , kalau makek ya dimana saja kapan saja pasti positif,” tutupnya.