Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) Seksi 2-3 Tahap II segmen Palembang (Kramasan)-Betung sepanjang 69,19 kilometer.

Detak-Palembang.com – Palembang ,  – PT Waskita Toll Road atau WTR tengah menggenjot penyelesaian Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapalbetung) Tahap II Kramasan-Betung. 

Bukan tanpa alasan, melainkan PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah menerima dana Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun 2021 sebesar Rp 3 triliun.

Selain itu, juga telah mendapatkan fasilitas pinjaman investasi dari kreditur sebesar Rp 2,9 triliun pada Juni 2022.

“Pada akhir tahun ini, dengan adanya PMN tahun 2022 yang akan diterima Waskita, Tol
Kapalbetung akan kembali menerima dana PMN senilai Rp 2 triliun,” kata Direktur Utama Rudi Purnomo dikutip dari rilis, Rabu (9/11/2022).

Sementara itu, Direktur Utama PT Waskita Sriwijaya Tol atau WST Herwidiakto menuturkan, progres konstruksi Tol Kapalbetung Tahap II telah mencapai 48,34 persen dan ditargetkan selesai pada Kuartal III tahun 2023.

“Pengoperasian akan dilakukan secara bertahap, di mana tahap pertama adalah Segmen Sungai Rengas-Pangkalan Balai pada Kuartal I 2023,” ujar Heriwidiakto.

Sehingga, perseroan optimistis dapat menyelesaikan Tol Kapalbetung sesuai dengan targetnya.

Perseroan meyakini penyelesaian konstruksi ruas tol Kapalbetung ini dapat berkontribusi dalam penyehatan keuangan Waskita.

Selain itu, penyelesaian Tol Kapalbetung tersebut merupakan realisasi dukungan WTR terhadap program pemerintah yaitu membangun Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS).

Sebagai informasi, Tol Kapalbetung membentang 111,69 kilometer yang terdiri dari dua tahap pembangunan yaitu Tahap I (Kayu Agung-Kramasan) dan Tahap II (Kramasan-Betung).

Untuk di Tol Kapal Betung, terdapat tiga jembatan bentang panjang yaitu Ogan dengan ornamen kental khas Palembang yang kini sudah beroperasi.