Detak-Palembang.com PALEMBANG – Jelang berakhirnya masa jabatan anggota Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2013-2018 KPU RI akan melakukan seleksi penerimaan calon anggota KPU se-Indonesia. Namun sebelum KPU RI melakukan rapat pleno penetapan tim seleksi yang akan melaksanakan seleksi penerimaan calon anggota KPUD, masyarakat Sumsel dihebohkan beredarnya nama nama panitia seleksi di media sosial khususnya di What’s App. 

Nama nama Timsel KPU Sumsel yang bocor dan beredar di masyarakat Sumsel :
1. DR Hj Qodariah Barkah M.H.I
2. DRA. Anisatul Mardiah MAG. PH.D
3. DRA H Fajri Ismail. M.PDI
4. DR.  Nyimas Anisah Muhammad MA
5. DR H M Idris SE. M.SI

Salah satu nama timsel yang telah beredar, Anisatul Mardiah mengakui bahwa dirinya telah dihubungi pihak KPU RI terkait pembentukan Tim Seleksi KPU Sumsel.

“Sebelum lebaran memang ada staf KPU RI yang nelpon saya, menanyakan kesediaan saya untuk dicalonkan sebagai timsel KPU Sumsel,”terangnya

Ditanya, apakah dirinya bersedia menjadi anggota tim seleksi calon anggota KPU Sumsel, dirinya tidak banyak komentar

“Hehehe, masih dirahasiakan,” ujarnya singkat.

Sementara itu Muhammad Afzal Mahfuz SH Anggota Komisi 2 DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Sulawesi Barat. Menyampaikan seharusnya hal ini tidak terjadi kenapa rahasia negara bisa bocor?

“Menurut hemat saya hal tsb seharusnya tidak terjadi proses penetapan  belum diadakan Seleksi namun sudah beredar nama nama yg seolah olah akan menjadi tim seleksi. Hal Itu harus diklarifikasi ke KPU RI karena kami tidak mengurusi Internal KPU. Seharusnya tidak boleh bocor keluar pak, Itu rahasia negara, “ Jelas Afzal Mahfus SH melalui pesan What’s App, Minggu malam (17/06).

Mengapa bisa terjadi demikian ini siapa yang harus bertanggung jawab? Lanjut Afzal.

“Jangan kita masyarakat terprovokasi dan termakan isu yang tidak jelas sumbernya dari mana? Ini Menyangkur Rahasia Negara lho jd harus berhati hati jangan sembarangan di permainkan dan dipolitisir oleh pihak2 tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Di sisi lain lanjut Apzal, Komisi 2 DPR RI senantiasa berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan mutu kualitas hasil pemilu. Tentu saja hal ini komisi 2 lakukan bersama sama dengan KPU RI  dan Bawaslu RI selaku mitra kerja kami. Afzal juga manyampaikan sebaiknya KPU RI segera mengambil langkah antisipasi

“Jangan isu isu semacam itu justru merusak tatanan kerja yang telah kami bangun bersama dari sisi komitmen dan moralitas dan juga sebaiknya KPU RI segera mengambil langkah antisipasi mengenai isu isu miring itu,” ujar Afzal.

Afzal juga menghimbau agar hal ini menjadi perhatian pihak terkait, karena nama nama tersebut belum bisa dipertanggung jawabkan secara moral dan hukum.

“Menurut hemat saya nama nama itu bukanlah nama nama yang dapat dipertanggung jawabkan secara Moral Dan Hukum agar dapat menjadi Perhatian bagi semua pihak yang terkait begitu Himbauan dan peringatan dari saya, “ ujarnya mengakhiri.

Sementara ini ketika dikonfirmasi ke  Kepala Biro SDM KPU RI Lucky apakah betul nama tersebut adalah anggota tim seleksi KPU Sumsel yang akan melakukan seleksi calon anggota KPUD sumsel periode 2018-2023?

Padahal dari informasi yang dihimpun detak-palembang.com Pihak KPU RI baru akan melaksanakan rapat pleno penetapan tim seleksi pada tanggal 21 Juni 2018 mendatang.

Hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban baik melalui Telepon Seluler, What’s App maupun Telepon What’s App.