Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kementerian Sosial Republik Indonesia meminta seluruh warga masyarakat mengheningkan cipta selama 10 menit untuk mengenang Arwah pahlawan pada moment Hari Pahlawan.

Pelaksana Tugas Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan (Plt Dinsos Prov Sumsel), Belman Karmuda mengatakan, moment hari pahlawan untuk  mengingatkan kembali kepada generasi muda agar nilai-nilai kepahlawanan, kejuangan ada di kehidupan anak muda

“Saat ini nilai-nilai kepahlawanan, kejuangan bukan luntur tapi sudah menurun dalam diri generasi muda seperti rela berkorban tanpa pamrih, gotong royong dan sebagainya,” ungkap Belman usai peringatan hari pahlawan di Taman Makam Pahlawan Ksatria Ksetra Siguntang, Jumat (10/11).

Lanjut Belman, sifat Hedonisme pada generasi muda sejak era globalisasi menyebabkan generasi muda tidak perduli dengan lingkungannya.

“Inilah moment untuk mengingat kembali bahwa adanya negara Indonesia atau kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui perjuangan,” katanya.

Ditambahkannya, memang proklamasi Indonesia pada 17 Agustus 1945, namun Belanda datang kembali untuk menjajah.

Maka terjadilah perlawanan dan perang seperti di Surabaya yang menewaskan Jendral Mallaby.

“Agar peringatan ini tidak hanya sebagai seremoni, Dinas sosial Sumsel telah melakukan kegiatan gotong royong agar nilai-nilai gtong-royong, kesetia kawanan, rela berkorban tersebut hidup pada generasi muda,” ucapnya.

Seremonial tetap dilakukan di taman makam pahlawan agar generasi muda tahu kalau disini bersemayam pahlawan yang telah memperjuangkan negara Indonesia.