Detak-Palembang.com PALEMBANG – Laskar Wong Kito kembali kedatangan legiun asing Manuchekhr Dzhalilov, asal Takjikistan. Bahkan baru datang pemain tersebut langsung mencoba empek-empek makanan khas Palembang, Senin (11/12) sore.

Kedatangan disambut oleh manajemen Sriwjaya FC yakni Sekretaris tim Achmad Haris, bahkan pria berumur 27 tahun ini datang ke Palembang tak hanya sendirian ia juga memboyong sang istri, yang telah di nikahinya 3 bulan yang lalu.

Menurut sang agen Dr. Tika, Dzhalilov memang belum pernah sekalipun merumput sebagai pesepakbola Indonesia, namun setelah melihat track record SFC yang beberapa kali menjuarai Liga Indonesia, Ia pun tertarik mencoba peruntungannya untuk bergabung bersama Laskar Wong Kito.

“Alasan Dzhalilov memilih berlabuh Sriwijaya FC karena dia melihat SFC ini merupakan Klub yang punya ambisi kuat sebagai juara, bukan hanya itu ia pun melihat faktor kualitas manejemen dan pemain serta track record pun menjadi suatu pertimbangannya sebelum memilih Sriwijaya FC,” ucapnya.

Namun ketika di singgung targetnya di Indonesia, Dr. Tika menegaskan, Djalil (Nama versi Indonesia Dzhalilov) tak begitu mementingkan berapa banyak gol yang akan ia torehkan tetapi ia hanya ingin menjadi top skor di Liga Indonesia, seperti halnya ia pernah menyabet gelar pemain terbaik di AFC 2016 lalu.

Kendati demikian mengenai nomor punggung yang akan ia kenakan, Dzhalilov mengaku akan tetap menggunakan nomor punggung lamanya yakni 63, karena menurutnya nomor tersebut merupakan nomor keberuntungannya, kala ia bermain di FC Istiklol dan juga pernah memperkuat Liga Rusia, Lokomotiv Moskow.

“Kalau untuk Jersey saya tetap memilih nomor 63, karena dengan nomor ini saya telah banyak mendapatkan pengalaman, baik sebagai skuad FC istiklol ataupun menjadi pemain terbaik di AFC,” ucapnya.

Sementara itu Setiba di Palembang Dzhalilov akan disugukan beberapa rangkaian kegiatan baik itu medical check up dan juga akan segera bergabung latihan, Selasa (12/12) sore di Satdion Bumi Sriwijaya.