Detak-Palembang.com BATURAJA – Longsor terjadi di wilayah kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) di jalan lintas Baturaja – Prabumulih, tepatnya di dusun 1 Desa Tanjung Kemala kecamatan Baturaja Timur. Longsor ini diakibatkan karena tingginya intensitas curah hujan serta debit air sungai Ogan yang tinggi.

Potensi terjadinya longsor di beberapa lokasi jalan lintas di wilayah Bumi Sebimbing Sekundang pun dimungkinkan terjadi, karena kondisi jalan yang bersebelahan dengan Sungai Ogan ini sering tergerus derasnya air.

Seperti halnya longsor di Hulu Desa Tanjung Kemala itu, kondisinya kini makin melebar dan cukup membahayakan bagi pengguna jalan, sehingga di lokasi longsor diberi tanda waspada dan garis pembatas.

Nurkas, warga sekitar menuturkan, longsor di bagian jalan itu sudah terjadi sejak dua bulan belakangan. Kata dia, awalnya longsor tersebut kecil, namun lama kelamaan melebar dan hampir memakan separuh badan jalan.

Longsor ini menurut dia, terjadi lantaran gerusan air akibat buruknya saluran air di sekitar jalan. Selain itu, dampak terparah akibat terjangan luapan air sungai Ogan yang persis berbelok ke arah jalan tersebut.

“Harapan kita agar segera diperbaiki, karena jika tidak akan semakin parah, takutnya nanti bahaya dan menimbulkan korban” tandasnya.