Detak-Palembang.com PALEMBANG – KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyerahkan bahan kampanye gubernur dan wakil gubernur kepada empat perwakilan pasangan calon (paslon) di Kantor KPU Palembang, Jumat (16/03).

Penyerahan secara simbolis, bahan kampanye berupa selebaran, poster, pamflet, dan brosur untuk kabupaten/kota dilakukan oleh Ketua KPU Sumsel Aspahani.

“Hari ini kita sudah berikan secara simbolis bahan kampanye. Sebetulnya, bahan kampanye ini sudah ada semua di 17 kabupaten/kota. Mereka sudah memberikan kepada masing-masing paslon dari proses pabrikan,” jelasnya.

Lanjutnya, tim-tim paslon di kabupaten/kota belum berani bekerja, sebelum KPU Sumsel memberikan itu secara simbolis. Menurutnya penyerahan ini sebagai pintu untuk langsung bekerja.

“Bahan kampanye jumlahnya masing-masing sebanyak 637.866 lembar. Jadi kita berikan seluruhnya untuk 17 kabupaten/kota itu sama, masing-masing dengan jumlah 637.866 lembar, dibagi untuk empat. Kalau untuk ukurannya, selebaran itu 8,5 cm x 21 cm, brosur, 21 cm x29 cm dalam ukuran terbuka,  21 cm x 10 cm dalam posisi tertutup. Kemudian untuk ukuran poster, 40 cm x 60 cm, dan pamflet, 21 cm x 29 cm,” terang Aspahani.

Ia menambahkan, bila tim paslon merasa kurang maka diperbolehkan untuk membuat sendiri bahan kampanye maupun alat peraga (banner dan baliho). Namun dengan catatan, tidak menyalahi ketentuan yang telah diatur.

“Kita berikan mereka kewenangan untuk membuat sendiri, untuk  bahan kampanye ini 150%, kalau untuk alat peraga 100%. Kalau untuk bahan kampanye, banyaknya , sebanyak jumlah KK. Sedangkan untuk alat peraga itu ada sebarannya sendiri, cuma dipasang  di masing-masing kabupaten/kota ada 5 baliho, dan beberapa yang lain ada juga ketentuannya,” katanya.

Aspahani menyampaikan, untuk alat peraga, baliho dan banner, Aspahani mengatakan, sejauh ini masih dalam proses percetakan. Ia memperkirakan akan selesai beberapa minggu kedepan.

“Semunya dalam proses tender dengan menggunakan e-katalog. Karena banyak sekali seluruh Indonesia, jadi sifatnya itu sesuai dengan siapa yang lebih dahulu memberikan desain, kemudian kita baru menerima desain itu 21 Februari,” tutupnya.