Detak-Palembang.com PALEMBANG – Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) III Kongres Advokat Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (Prov Sumsel) di Hotel Quin Centro, Palembang, Kamis (16/03).

Musda yang dihadiri oleh 100 advokat dengan agenda pemilihan ketua Dewan Pimpinan Daerah KAI Sumsel.

Mewakili Gubernur Sumsel, Kepala Biro Hukum dan HAM, Ardhani mengatakan sangat menghargai diadakannya musda.

“Diharapkan ada  sumbangsih bagi penegakan hukum di Sumsel. Dalam pemilihan nanti hendaknya sesuai dengan koridor dan bagi yang kalah tetap mendukung pemimpin terpilih,” singkatnya.

Sementara itu Preiden KAI dalam pembukaannya mengatakan, dalam Musda diharapkan menghasilkan pemimpin yang tidak hanya luar biasa pada Musda tetapi juga sesudah terpilih menjadi pemimpin.

“Ketua harus punya wawasan kedepan, bagaimana kita dapat bekerjasama dengan penegak hukum lainnya. KAI dulu di zolimi oleh rezim dan juga MA tetapi sekarang sudah kembali kejalan yang benar,” pesannya.

Lanjutnya,   Advokat KAI harus berani bersuara memperbaiki hukum untuk Indonesia. Kalau tidak berbicara maka itu salah, apalagi untuk penegakan hukum.

“Kita advokat harus menggiring penegakan hukum tidak dengan uang. Saya berharap advokat mengayomi masyarakat untuk mendapatkan keadilan,” tutupnya.