Detak-Palembang.com PALEMBANG – Antisipasi tingginya harga beras belakangan ini, Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik Divisi Regional Sumatera Selatan – Bangka Belitung (Perum Bulog Divre Sumsel-Babel) menyiapkan 500 ton beras untuk operasi pasar.

Bakhtiar, Kepala Perum Bulog Divre Sumsel-Babel mengatakan, jumlah itu masih dapat ditambah sesuai kebutuhan masyarakat. Untuk operasi pasar itu, pihaknya menggandeng tujuh mitra.

“Kita gandeng mitra untuk memasarkan beras kualitas medium dengan harga Rp9.350 per kilogram,” ujar Bakhtiar saat di konfirmasi, Jumat (12/01).

Lanjutnya, tujuh mitra tersebut adalah PT Buyung Putra Pangan, PT Belitang Panen Raya, PT Tunas Harapan, PT Usaha Tani, PT Posin, CV Jaya Prima, dan PT Usaha Baru.
“Beras yang dijual di kemas sesuai dengan merek atau kemasan mitra. Untuk harga eceran tertinggi (HET) di Sumsel senilai Rp9.350 per kilogram sementara di Babel senilai Rp9.850 per kilogram,” jelasnya.

Pihaknya fokus operasi pasar di wilayah yang menjadi catatan BPS seperti Pasar Km 5, Pasar Cinde dan Pasar 16 Ilir. Nantinya ia juga akan mendistribusikan ke semua toko dan mitra pedagang.

“Operasi pasar yang dilakukan akan terus dilakukan hingga 31 Maret 2018 dan dievaluasi secara bertahap,” tutupnya.