Detak-Palembang.com PALEMBANG – Panglima Kodam (Pangdam) II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos kembali memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Pra Sejahtera di wilayah kerjanya. Jika sebelumnya, Jenderal Bintang Dua ini memberikan bantuan pembiayaan operasi kelainan jantung kepada bocah 11 tahun, bernama Melisa, warga Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, kali ini Pimpinan TNI AD wilayah Sumbagsel itu membantu proses operasi kelainan jantung kepada anak berusia 5 bulan bernama Kiswah Rude Syahara, warga Pangkal Pinang Provinsi Bangka Belitung.

Bocah malang ini mengalami kelainan jantung bocor, sementara kondisi keluarganya tidak mampu untuk membiayai pengobatannya.

“Ada salah satu wartawan dari Pangkal Pinang menghubungi saya dan menjelaskan bahwa ada keluarga tidak mampu, yang mempunyai anak bernama Kiswah berusia 5 bulan yang mengalami kelainan jantung bocor. Lalu saya perintahkan kepada Danrem 045/Gaya untuk difasilitasi dan dikirim ke RS. Jantung Harapan Kita di Jakarta,” terang Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos kepada Palembang Ekspres, Jumat (19/1).

Dari sini, bocah malang tersebut langsung diterbangkan ke Jakarta pada tanggal 7 Januari 2018 dan mendapat fasilitas akomodasi serta pengobatan yang dibiayai oleh Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM Putranto, S.Sos.

Pelaksanaan operasi berlangsung lancar di RS. Jantung Harapan Kita, Kamis (18/1) dan saat ini Kiswah masih berada di Ruang ICU Post Operasi untuk dipantau perkembangan perbaikannya.

“Alhamdulillah pasca operasi, kondisi Kiswah sudah membaik. Kasus ini mirip dg kasus Melisa (11 th) di Curup Kabupaten Rejang Lebong wilayah Korem 041/Gamas Bengkulu yang juga mengalami hal serupa,” terang Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos.

“Keberadaan prajurit Kodam II/Swj di tengah-tengah masyarakat selain untuk memelihara kondusifitas wilayah setempat juga ingin membantu kesulitan rakyat sekelilingnya, dimanapun mereka bertugas. Saya selalu ingatkan, agar keluarga besar prajurit Kodam II/Swj bekerja dengan hati yang ikhlas, berani, jujur dan profesional serta tetap menyatu dengan rakyat karena MANUNGGAL DENGAN RAKYAT TNI AD KUAT,” sambung Panglima.

Terpisah, orang tua Kiswah, Dedi (37) yang saat ini berada di Jakarta mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang diberikan Pangdam II/Swj.

“Terimakasih kepada Bapak Pangdam beserta Bapak-Bapak Prajuritnya yang telah membantu proses pengobatan anak kami. Kami orang tua Kiswah berdoa, semoga Bapak Pangdam diberikan kesehatan oleh Allah SWT, sehingga terus dapat memperhatikan masyarakat seperti kami. Selama berada di Jakarta, Bapak Pangdam juga memerintahkan anggotanya yang ada di Jakarta untuk memfasilitasi, memantau dan menunggui kami disini sehingga kami sekarang merasa sangat tenang,” ujarnya.