Detak-Palembang.com MUARADUA – Hari ke 8 dari pasca digelarnnya Operasi Zebra oleh jajaran Satlantas Polres OKU Selatan ternyata tidak mengurangi tingkat pelanggaran dari pengendara kendaraan bermotor.

Masih saja ada pengendara yang tidak memearuhi himbauan dari pihak kepolisian untuk melengkapi surat-surat kendaraan maupun perlengkapan kendaraan.

Pantauan di Simpang Tiga Bumi Agung Kota Muaradua, Rabu (08/11) pago nampak BB (barang bukti) sepeda motor berderet di depan halaman sebuah toko meubel yang dipasang meja oleh petugas.

Menurut Kasat Lantas Polres OKU Selatan AKP Sutrisman melalui salah seorang anggotanya menyatakan, sepeda motor yang ditahan tersebut dikarenakan pengendara tidak dapat menunjukkan STNK dan SIM.

Jumlah pelanggar sampai dengan pukul 08.00 yang ditilang mencapai 32 pengendara, dan kebanyakan tidak memiliki SIM.

“Setelah diperiksa, kebanyakan pelanggarannya adalah pengendara tidak memiliki SIM, ada juga yang STNK nya sudah mati (pajaknya -red)” terang anggota berpangkat brigadir itu.

Dia mengungkapkan, ternyata ada beberapa motor dinas yang sudah mati pajaknya, karena pengendara memiliki SIM, maka yang ditahan hanya SIM nya saja, sedangkan motornya dilepaskan.

Untuk BB kendaraan bermotor yang pengendaranya tidak bisa menunjukkan STNK, dapat diambil dengan menunjukkan STNK kepada petugas.