Detak-Palembang.com SEKAYU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar rapat paripurna terbuka masa persidangan I rapat ke-2 dalam rangka pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap penyampaian penjelasan Bupati Muba terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2016.

Paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Muba Abusari SH MSi di ruang rapat DPRD Kabupaten Muba, yang dihadiri PJ Bupati Muba H Yusnin, Wakil-Wakil Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Muba, Forpimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Para Asisten, dan Pimpinan OPD se Kabupaten Muba, Senin (27/03) malam.

Berikut petikan pemandangan umum 8 Fraksi DPRD Muba terhadap LKPJ Bupati Muba tahun 2016

Juru bicara Fraksi PAN Yulisman SH menyampaikan masukan agar Gedung KPU Muba yang berada dijalan Teladan agar segera diserahterimakan dan dilengkapi fasilitas sehingga dapat dipergunakan secara maksimal mengingat pelaksanaan Pemilihan Umum Gubernur Sumsel 2018, pemilihan Presidan serta Pemilihan Legislatif tahun 2019.

“Kami (Fraksi PAN) juga menyampaikan masukan terhadap kerjasama maupun kesepakatan bersama diberbagai bidang antara lain kerjasama antar daerah, antara pihak ke-tiga dan koordinasi instansi vertikal hendaknya kerjasama tersebut dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi kehidupan sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan keagamaan masyarakat Muba,” tuturnya. 

Fraksi PDI Perjuangan Ahmad Rifai meminta agar hal-hal yang belum terealisasi dapat diselesaikan pada Tahun Anggaran 2017 seperti permasalahan listrik, infrastruktur, kualitas pelayanan administrasi, dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Fraksi Golongan Karya Hj Merry mengatakan bahwa secara umum realisasi APBD muba TA 2016 sudah sangat baik dengan persentasi 92 persen. terlepas dari itu, fraksi Golkar mengkritisi persoalan kelistrikan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT MEP diserahkan kembali ke PT PLN dinilai tidak memberikan kontribusi ke daerah (PAD).

Fraksi Gerindra Evra Hariadhi SE menyarankan PJ Bupati Muba untuk meningkatkan kapasitas sumber daya ASN dan kelembagaan sehingga kegaduhan yang dialami ASN pada pada tahun 2016 lalu dapat segera terselesaikan sehingga pembangunan dapat segera dicapai. ditambahkannya fraksi Gerindra menyarankan untuk membuat data yang akurat mengenai aset daerah yang akan digunakan untuk dinas yang baru dibentuk.

Fraksi Nasional Demokrat Ciptarokusno S.Farm menyoroti Pendapatan Asli Daerah (PAD) Muba yang dinilai perlu diberi perhatian khususnya disektor Pajak Daerah dan Retrebusi Daerah. ia juga menyarankan Pemkab untuk menyusun strategi pembangunan yang tepat.

Fraksi PKB Umiyati menyoroti kurangnya perhatian Pemkab Muba terhadap rusaknya drainase yang membuat tergenang air dijalan-jalan protokol sehingga menyebabkan mudah rusaknya jalan. dan meminta Pemkab Muba untuk meninjau ulang izin-izin perusahaan yang dinilai melebihi izin diberikan.

Fraksi Demokrat Nuti Romayani SPDi menyarankan Pemkab Muba untuk menyediakan fasilitas dan tenaga kesehatan yang optimal di pelosok-pelosok desa.

Fraksi PKS Amrie berpandangan pelayanan kesehatan di RSUD Muba kepada masyarakat terkesan pilih kasih atau lamban di setiap kelasnya.

selanjutnya Fraksi PKS menyarankan diaktifkan kembali P3N melalui bidang Kesra, Pembangunan RSUD di Kecamatan Lalan, dan perlu dilaksanakannya kegiatan MTQ ditingkat Desa dengan harapan tercapainya tujuan bebas aksara.