Detak-Palembang.com BATURAJA – Dianggap tidak transparansi dan tidak terbukanya dalam seleksi penerimaan calon karyawan PT Semen Baturaja, sejumlah massa massa yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat OKU (Himau OKU) bersama aliansi ormas lainnya melakukan aksi demo damai menuntut pihak Direksi PT Semen Baturaja (Persero) Tbk dalam seleksi penerimaan calon karyawan yang bersih KKN, Jumat (9/3).

Ratusan massa melakukan long march dari taman kota Baturaja hingga tiba di areal Komplek pabrik Utama PT Semen Baturaja di Kelurahan Air Gading, Kecamatan Baturaja Timur dan melakukan orasi.

Dalam orasinya, koordinator lapangan Himau OKU, Josi Robert dan Bowo Sunarso menyebutkan, Direksi PT Semen Baturaja dinilai tidak terbuka dan transparan dalam seleksi penerimaan calon karyawan yang akan dilakukan pihak perusahaan. Pihaknya pun menuding, jika seleksi calon karyawan di PT Semen Baturaja terindikasi unsur kongkalikong dan sarat dugaan KKN.

“Sehingga kami menuntut agar dibentuknya tim pengawas independen dalam proses seleksi penerimaan calon karyawan PT Semen Baturaja, karena selama ini terindikasi seleksi penerimaan calon karyawan sarat dugaan KKN,” kata Josi dan Bowo saat menyampaikan orasinya.

Tidak hanya soal seleksi karyawan, pihaknya menegaskan agar pihak PT Semen Baturaja, segera menghentikan eksplorasi penambangan di areal Bukit Pelawi, karena sangat berdampak dan diduga merugikan masyarakat.

“Kami Himau OKU juga meminta agar Menteri BUMN, segera mencopot jajaran Direksi PT Semen Baturaja, karena telah berlaku diskriminatif terhadap Kabupaten OKU,” ujarnya.

Sementara, pihak perwakilan PT Semen Baturaja, Ardhi saat menemui massa pendemo berjanji akan menyampaikan persoalan dan tuntutan yang disampaikan kepihak Direksi.

Diakhir orasinya, ketua koordinator demo mengancam akan melakukan aksi serupa dengan mengerahkan lebih banyak lagi pendemo, jika tuntutannya tidak dikabulkan.