Detak-Palembang.com PALEMBANG – Setelah sukses menggelar multi event olahraga Asian Games ke-18, Kota Palembang kembali membuat keramaian dengan menggelar event Nasional Sepeda Nusantara yang bertemakan Bangun Indonesia, Sabtu (20/10).

Mengambil start dari pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), pegowes yang berjumlah lebih dari 3.000 orang itu antusias mengayuh sepedanya sepanjang 23 KM dengan melintasi beberapa ikon kota seperti Monpera, Jembatan Ampera dan Jakabaring Sport Center (JCS).

Wakil Wali kota Fitriani Agustinda dalam sambutannya sebelum melepas ribuan pesepeda berkeliling kota, mengatakan jika event seperti ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Palembang.

“Sudah saatnya kita terus memperkenalkan Kota Palembang yang kita cintai salahsatunya melalui olahraga, setelah kita sukses menjadi tuan rumah yang sangat baik saat ajang Asian Games lalu, kemudian pun dalam gelaran Sepeda Nusantara ini,” ucap Wakil Walikota Fitriani Agustinda dengan semangat yang “berapi-api”.

Wanita berhijab yang akrab disapa Fitri itu juga mengharapkan event-event besar olahraga bisa kembali hadir di kota “Pempek” itu. “Dengan hadirnya event-event besar olahraga di Palembang, tentu saja akan meningkatkan pendapatan masyarakat Palembang,” pungkasnya.

Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta yang turut hadir dalam Sepeda Nusantara di Palembang ini mengaku bangga terhadap masyarakat Palembang yang ingin membugarkan badannya masing-masing melalui berolahraga terutama dalam Sepeda Nusantara ini.

Ia juga mengatakan jika program Nasional Sepeda Nusantara ini sudah mendapatkan persetujuan dari Komisi X DPR RI di mana program ini juga menjalankan amanat instruksi Presiden no 1/2017 tentang gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

“Setelah Palembang menjadi pembicaraan dunia khususnya Asia melalui ajang Asian Games, serta larut dalam mensukseskan prestasi Indonesia di empat besar dalam pesta olahraga itu, selanjutnya kita harus sepakat membangun olahraga yang non prestasi dengan menguatkan budaya olahraga, agar masyarakat kita yang non atlet harus bergerak sesuai Inpres no 1/2017, supaya kita lebih produktif kedepannya,” tuturnya.

“Bersepeda merupakan salahsatu cara untuk mendapatkan kebugaran, tidak menutup aktivitas olahraga lainnya, sekaligus mari kita mengajak saudara-saudara kita yang menyandang disabilitas untuk terus berolahraga,” tutup Isnanta.

Sementara itu Anggota Komisi X DPR RI, Mustafa Kamal yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan Sepeda Nusantara di Palembang, mengatakan dengan bersepeda menyongsong Palembang untuk masa yang akan datang menjadi negeri yang sehat, baik itu jiwa maupun raganya.

“Bangun jiwanya, bangun raganya, seperti penggalan lirik lagu kebangsaan kita yang sering kita nyanyikan. Mudah-mudahan dengan Sepeda Nusantara ini kita menjadi generasi muda yang kokoh menyambut masa depan Indonesia,” ungkap Mustafa Kamal.

Ia juga mengatakan jika program ini menggairahkan masyarakat untuk membangun kebersamaan, kerukunan dalam keberagaman, tapi juga dalam sportifitas olahraga yang menyegarkan dan membugarkan.

“Program ini akan menstimulus kegairahan masyarakat untuk menyeimbangkan dirinya, bukan hanya keilmuan atau kulinernya, tapi juga gerak tubuhnya, karena tanpa gerak tubuhnya akan terjadi ketidakseimbangan sehingga akan membuat kesehatannya terganggu. Ini bisa menjadi pondasi Indonesia sehat dan Indonesia bugar,” ucapnya.

Ini merupakan tahun kedua dari pelaksanaan even Sepeda Nusantara bersifat massal, di mana pada tahun pertama bernama Gowes Pesona Nusantara. Mustafa menegaskan jika titik pelaksanaan pada tahun depan harus diperbanyak.

“Titik-titik pelaksanaan Sepeda Nusantara pada tahun depan harus di perbanyak, bukan hanya dipusat-pusat Ibukota Provinsi, tapi juga di Kabupaten Kota. Ini murah meriah, gegap gempita, kebersamaan masyarakat Indonesia, segar bugar, sehat itulah Indonesia,” ucapnya.