Para juri sedang menyeleksi hasil karya ratusan peserta lomba Bulan Bung Karno PDIP Sumsel (Dok. Humas PDIP Sumsel / Detak-Palembang.com)

DETAK-PALEMBANG.COM, PALEMBANG – Beragam lomba yang digelar PDI Perjuangan (PDIP) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno, ternyata mendapat antusias tinggi dari masyarakat Sumsel.

Terbukti dari banyaknya peserta yang mengirimkan hasil karyanya di berbagai lomba. Mulai dari lomba desain, menulis, melukis, meme, pidato, Senam Cinta Tanah Air (Sicita) hingga Barista LatteArt.

Rizky Pribadi, salah satu juri di lomba Bulan Bung Karno menuturkan, sudah ada hasil karya ratusan peserta yang masuk ke meja para juri dari kalangan politik dan akademisi.

Penjurian lomba yang digelar dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno tersebut, digelar Sekretariat DPD PDIP Sumsel, di Jalan Basuki Rahmat Palembang, pada hari Rabu (22/6/2022) kemarin.

“Sudah banyak hasil karya para peserta yang kami seleksi dan akan dipilih yang terbaik. Kita akan mengumumkan di tanggal 26 Juni 2022 mendatang. Di saat itu juga, puncak peringatan Bulan Bung Karno di halaman DPRD Sumsel,” ujarnya, Kamis (23/6/2022).

Para juri sedang menyeleksi hasil karya ratusan peserta lomba Bulan Bung Karno PDIP Sumsel (Dok. Humas PDIP Sumsel / Detak-Palembang.com)

Untuk lomba desain, lanjut Rizky, ada beberapa kriteria penilaian. Seperti original desain, kesantunan, tidak plagiat, estetika dan keindahan bahasa yang sesuai dengan tema Bulan Bung Karno.

Sekretaris DPD PDIP Sumsel Ilyas Panji Alam, PDIP Sumsel mengatakan, pihaknya menyiapkan hadiah hingga puluhan juta, serta hadiah menarik lainnya. Bahkan saat bazar, mereka akan menghadirkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Ini salah satu upaya kita untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, dengan memasarkan produk UMKM yang akan digelar di puncak acara,” ujarnya.

Ditambahkan Panitia Bulan Bung Karno, Yudha Rinaldi, kegiatan disesuaikan baik dilakukan secara online maupun offline. Untuk lomba barista LatteArt, peserta dibatasi karena mengingat waktu dan lokasi.

“Semua perlombaan ini tak hanya diikuti kader dan simpatisan PDIP saja, tapi bisa dari masyarakat umum,” katanya.