PDI Perjuangan Sumsel gelar sunatan massal di OKU

Detak-Palembang.com – Dalam peringatan rentetan kegiatan Bulan Bung Karno, kali ini PDI Perjuangan melakukan aksi sosial Sunatan Massal dilakukannya di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumsel, Sabtu (25/6/22).

Kegiatan itu dilakukan tepatnya di Kelurahan Sekar Jaya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU.

Puluhan pasien sunatan massal didampingi keluarganya, sudah menanti mendapatkan pelayanan kesehatan gratis tersebut di Klinik Siti Rahma PKBI cabang OKU Sumsel.

Anggota DPRD Sumsel Fraksi PDIP Sumsel Tina Melinda, melihat langsung prosesi acara tersebut dan berinteraksi dengan para warga yang mengantarkan anak-anaknya untuk ikut sunatan massal.

Diakuinya, ada sebanyak 50 orang anak dari keluarga tak mampu, yang ikut sunatan massal dan sangat antusias mendapatkan pelayanan kesehatan gratis tersebut.

“Saya sangat tersentuh dengan antusias mereka, yang menyambut baik kegiatan sosial ini. Apalagi banyak dari mereka yang sudah lama menanti-nantikan sunatan gratis,” ucapnya, Sabtu (25/6/2022).

Hatinya pun tersentuh saat ada salah satu warga yang akan sunat, sudah berusia remaja. Biasanya di usianya, sudah menjalani sunatan sejak usia kecil.

Namun karena keterbatasan biaya, orang tuanya tak mampu membawa anaknya sunatan ke dokter atau fasilitas kesehatan (faskes) terdekat di tempat tinggalnya.

“Ada remaja belasan tahun, sudah masuk SMP yang ikutan sunat. Orang tua mereka benar-benar tak mampu, karena itu anaknya sudah besar tapi belum disunat. Saya terharu, karena mereka sangat senang anaknya bisa disunat secara gratis,” ujarnya.

Untuk menyukseskan sunatan massal tersebut, PDIP Sumsel menggandeng beberapa orang dokter spesial untuk sunatan massal. Di antaranya Teti Hendrayani, Dwi Fenti Atri dan Atia Julika.

Para pasien sunatan massal juga mendapatkan sovenir, yang diberikan langsung oleh Tima Melinda. Yaitu berisi susu, kain dan uang tunai.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Ini merupakan tahun ke 17 acara ini. Tugas kader PDIP Sumsel memang harus turun ke bawah, melihat dan menyentuh langsung konstituennya,” ungkapnya.