Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra menyatakan, Jembatan Ampera direncanakan akan ditutup selama dua hari, mulai 27 hingga 28 September 2021.

Penutupan itu disebutkan telah dilaporkan dan seizin dirinya. Dia menyebutkan kebutuhan untuk mengunjungi kekuatan umur jembatan atau uji beban dinamis (dynamic loading).

“Sudah izin dengan kita selama dua hari saja. BBPJN mau melakukan uji kekuatan sampai kapan umur jembatan bisa beroperasi,”katanya Kamis,(23/9/2021).

Diakuinya saat uji kekuatan dilakukan, Jembatan Ampera nantinya disterilkan dari kendaraan pada pukul 22.30 WIB sampai pukul 03.30 WIB. Selama itu, jembatan tak boleh dilintasi oleh kendaraan roda dua dan empat.

“Arus lalu lintas akan dialihkan ke Jembatan Musi IV dan Musi VI, baik kendaraan yang dari hulu ataupun dari hilir,”jelasnya

Sementara itu Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Negara (BBPJN) V Sumsel Syaiful Anwar mengatakan, penutupan dilakukan untuk mengetahui kapasitas struktur jembatan yang telah dibangun sejak 1965 itu.

“Usia jembatan ini sudah 56 tahun, sehingga perlu dievaluasi untuk mengetahui struktur dari jembatan dengan melakukan uji beban,”ucapnya.

Menurutnya, Jembatan Ampera yang menjadi ikon Palembang itu diperkirakan memiliki design untuk ketahanan sekitar 75 tahun. Sedangkan usia tiap jembatan memiliki ketahanan yang berbeda-beda. Mulai 100 tahun, 75 tahun, dan 50 tahun.

“Hasil evaluasi nanti akan mengetahui kapasitas dari jembatan Ampera ini,”pungkasnya