Kedua korban saat ditemui di RS Palembang BARI

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Dua remaja Edo Kurniawan (20) dan DK (11) disiram air keras oleh pelaku berinisial F. Alhasil kejadian itu dilaporkan ke Polsek IB I Palembang Rabu,(3/3/2021).

Kedua korban kini berada di RS Palembang BARI. Kejadian itu terjadi di Lorong Serengam Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II kota Palembang, Selasa (2/3/2021) sore.

Edo ditemui di RS Bari Palembang mengatakan, bermula saat ia sedang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian pelaku F yang berada disamping nya meminta devosit Rp 5000 ribu kepada korban untuk bermain games slot atau judi online.

Namun korban mengatakan tidak ada uang. Lalu pelaku dan korban sempat berkelahi.

“Tidak tahu dari mana air keras itu dibawanya, pelaku langsung menyiramkan air keras itu kepada saya hingga mengenai seorang anak kecil yang berada di dekat saya,” ujar Edo saat ditemui di RS BARI Palembang, Rabu (3/3/2021).

Korban menjelaskan, pelaku seorang diri dan pada saat kejadian warga tidak ada yang berani menonolong.

“Pelaku langsung melarikan diri,” ungkapnya.

Atas kejadian itu korban dengan diwakili keluarganya telah membuat laporan di Polsek Ilir Barat II Palembang.

Sementara itu paman DK ditemui di RS Bari Palembang mengatakan, awalnya keponakannya sedang bermain petak umpet di TKP bersama temannya.

Namun saat terjadi perkelahian antara Edo dan F keponakannya malah kena imbasnya yaitu tersiram air keras.

“Keponakan saya langsung di larikan ke RS Bari Palembang untuk mendapatkan pengobatan,” ujar Agus.

Lanjutnya mengatakan, setelah kejadian itu pelaku tidak tahu kemana lagi dan langsung melarikan diri.

“Saya harap pelaku tertangkap agar dapat bertanggung jawab. Karena keponakan saya juga terkena siraman air keras itu hingga harus dilarikan ke RS,” tutupnya.

Sementara itu Kapolsek Ilir Barat II Palembang Kompol M Ikhsan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penyiriman air keras di Lorong Serangam kemarin sore.

“Laporannya masih kita dalami, dan pelakunya masih dalam pengejaran,” tutupnya singkat.

Akibat penyiraman air keras tersebut kedua korban mengalami luka dibagian wajah dan tangan.