30 Kios Counter di Plaju Dibongkar dengan menggunakan excavator

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) membongkar 30 kios counter di Jalan Talang Banten Plaju dekat Universitas Muhammadiyah Palembang Senin,(1/3/2021).

Namun sebelumnya 30 kios itu telah diberikan peringatan oleh Pemkot. Pasalnya kios-kios counter menjual kuota dan pulsa merupakan bangunan liar. Lantaran pembangunan dibuat diatas drainase Jalan Talang Banten.

Pantauan Detak-Palembang.com pembongkaran dilakukan oleh petugas gabungan dari Camat Seberang Ulu II, Dinas PUPR, Sat Pol PP, TNI, dan Polrestabes Palembang, menggunakan ekskavator Senin (1/3/2021) pagi.

Camat Seberang Ulu II, Rakhman H Pane mengatakan, pembongkaran tempat usaha liar tersebut dilakukan lantaran berdiri di atas saluran air di jalan.

“Sebelumnya pihak terkait sudah menyampaikan peringatan sebanyak tiga kali, dan juga sesuai dengan perintah Wali Kota, bapak Harnojoyo,” ujarnya Senin (1/3/2021).

Namun, dijelaskannya penertiban tersebut personil lebih mengedepankan upaya humanis agar tidak terpancing dengan hal yang tak diinginkan.

Sementara itu Kabid Linmas Sat Pol PP Kota Palembang, Herison mengatakan, penertiban tersebut dilakukan lantaran 30 bangunan tersebut mengganggu kepentingan umum di lokasi.

“30 bangunan liar berdiri di atas saluran atau drainase jalan, sehingga menyebabkan banjir, tidak hanya itu bisa membuat jalan rusak serta mengganggu aktifitas warga,” katanya.

Ia menjelaskan, pembongkaran tersebut dilakukan sesuai Peraturan Walikota (Perwako).

“Badan jalan tersebut, akan dikembalikan ke fungsinya. Jadi semua bangunan yang tidak ada izin dan berdiri di atas jalan ini akan dibongkar,”pungkasnya